Laporan kehilangan diterima perusahaan pada 20 April 2026 setelah pelanggan di Shanghai melakukan pengecekan fisik barang.
Baca Juga: Deretan Artis dan Figur Publik Bereaksi Keras Bela Nadiem Makarim Terkait Tuntutan 18 Tahun Penjara
Para pelaku mengakui bahwa tindakan serupa telah dilakukan berulang kali dalam dua tahun terakhir.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 213 juta," kata Yandri.***