KLIKREAD.COM, Jakarta - Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar kasus pencurian 108 unit tas ekspor merek Lululemon di kawasan kargo internasional melibatkan jaringan orang dalam pada Jumat 15 Mei 2026.
Aksi kriminal ini mengakibatkan kerugian Rp 213 juta bagi perusahaan eksportir PT Pungkook Indonesia One setelah barang yang dikirim menuju Shanghai, China, diketahui raib dari manifest.
Penyelidikan kepolisian bermula dari laporan kehilangan saat barang tiba di tujuan.
Baca Juga: Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 4.749 tas yang dikirim dari Grobogan, Jawa Tengah, dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 13 April 2026 lalu.
Sebelum dijadwalkan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono menjelaskan, bahwa pengiriman tersebut menggunakan layanan kargo udara nasional.
Baca Juga: Jerat Pelaku Perintangan Penyidikan, KPK Segera Kembangkan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, pihak kepolisian menemukan adanya kejanggalan dalam proses pemeriksaan barang di area gudang.
"Perusahaan mengirimkan sebanyak 4.749 tas merek Lululemon dari Grobogan menuju Shanghai melalui kargo Garuda Indonesia," ujar Yandri.
Setelah melakukan pelacakan melalui rekaman CCTV di area Regulated Agent (RA) BST dan Pergudangan Soewarna, polisi mengidentifikasi adanya 40 karton yang sengaja dipisahkan dari jalur pemeriksaan X-Ray.
Baca Juga: KPK Bidik Calon Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Tiga tersangka berinisial R, A, dan F ditangkap di kawasan Karawaci, Tangerang, di mana tersangka R berperan sebagai otak pelaku sekaligus tim operasional ekspor.
"Tersangka F berperan mengondisikan agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan dan dimasukkan ke dalam truk box," ujar Yandri.
Artikel Terkait
Kuliah Daring di Lapas, Ferdy Sambo Dapat Beasiswa Lanjutkan Sudi Magister Teologia
Kemensos Anggarkan Rp4,14 Miliar Pengadaan Bingkai Foto Presiden dan Wapres Dipajang di Sekolah Rakyat
Perkuat Invesasi, Menlu Singapura Inginkan Hidupkan Kembali Kerjasama Segitiga Ekonomi Sijori
Pilu Karyawan Pabrik Ban di Purworejo usai Insiden Kebakaran, Sempat Berupaya Padamkan Api namun Gagal
Obat Keras Dijual Bebas di Swalayan Ritel Bintaro, BPOM dan Dinkes Lakukan Sidak
Bertambah Rp15,3 Miliar, Kekayaan Seskab Teddy Meningkat dari LHKPN Sebelumnya
Deretan Artis dan Figur Publik Bereaksi Keras Bela Nadiem Makarim Terkait Tuntutan 18 Tahun Penjara
KPK Bidik Calon Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Jerat Pelaku Perintangan Penyidikan, KPK Segera Kembangkan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih