Laporan kehilangan diterima perusahaan pada 20 April 2026 setelah pelanggan di Shanghai melakukan pengecekan fisik barang.
Baca Juga: Deretan Artis dan Figur Publik Bereaksi Keras Bela Nadiem Makarim Terkait Tuntutan 18 Tahun Penjara
Para pelaku mengakui bahwa tindakan serupa telah dilakukan berulang kali dalam dua tahun terakhir.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 213 juta," kata Yandri.***
Artikel Terkait
Kuliah Daring di Lapas, Ferdy Sambo Dapat Beasiswa Lanjutkan Sudi Magister Teologia
Kemensos Anggarkan Rp4,14 Miliar Pengadaan Bingkai Foto Presiden dan Wapres Dipajang di Sekolah Rakyat
Perkuat Invesasi, Menlu Singapura Inginkan Hidupkan Kembali Kerjasama Segitiga Ekonomi Sijori
Pilu Karyawan Pabrik Ban di Purworejo usai Insiden Kebakaran, Sempat Berupaya Padamkan Api namun Gagal
Obat Keras Dijual Bebas di Swalayan Ritel Bintaro, BPOM dan Dinkes Lakukan Sidak
Bertambah Rp15,3 Miliar, Kekayaan Seskab Teddy Meningkat dari LHKPN Sebelumnya
Deretan Artis dan Figur Publik Bereaksi Keras Bela Nadiem Makarim Terkait Tuntutan 18 Tahun Penjara
KPK Bidik Calon Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Jerat Pelaku Perintangan Penyidikan, KPK Segera Kembangkan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih