Eva menyebut, peningkatan jumlah pengguna Whoosh juga didorong oleh konektivitas antarmoda yang semakin baik di seluruh stasiun.
Baca Juga: Presiden Investasikan Hasil Penyitaan Kejahatan untuk Bantu Pendidikan
Ia mengungkapkan, di setiap stasiun Whoosh kini terkoneksi dengan berbagai moda transportasi seperti LRT, kereta feeder, kereta komuter, bus, shuttle, taksi.
Hingga layanan angkutan daring, yang memudahkan mobilitas penumpang.
Ia menyebut, jaringan integrasi ini menghubungkan stasiun Whoosh dengan berbagai titik strategis, mulai dari bandara, pusat kota.
Hingga destinasi wisata dan olahraga di Jakarta, Karawang, dan Bandung Raya.
Baca Juga: Mentan Lakukan Sidak Pastikan Harga Pupuk Subsidi Sudah Turun 20 Persen
“Kehadiran integrasi antarmoda yang menyeluruh menjadikan perjalanan menggunakan Whoosh semakin efisien, nyaman, dan praktis bagi seluruh pengguna,” tutur Eva.
Sebelumnya, juru bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa proses pengusutan dugaan markup Whoosh masih dalam tahap penyelidikan.
Proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Whoosh itu dilakukan sejak awal 2025.***