KLIKREAD.COM, Jakarta - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam memgatakan, Toyota saat ini tengah menjajaki kerja sama antara UMKM Indonesia dan UMKM Jepang yang tergabung dalam jaringan rantai pasok global.
Perluasan peran UMKM menjadi bagian dari strategi TMMIN untuk memperkuat ekosistem industri dalam negeri.
Sekaligus menyiapkan pelaku usaha lokal menghadapi transisi menuju kendaraan elektrifikasi dan energi berkelanjutan.
Baca Juga: Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan Diperlakukan Bagai Penjahat Kelas Kakap
"Sekarang sudah mulai kita bina beberapa IKM yang terlibat, supaya mereka bisa mengadopsi teknologi baru dan menjadi bagian dari ekosistem otomotif masa depan," ujar Bob Azam, belum lama ini.
Sementara TMMIN baru saja diganjar penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement Award dari Kementerian Perdagangan RI.
Hal ini atas kontribusi Toyota dalam mendorong ekspor industri otomotif nasional selama lebih dari 30 tahun.
Baca Juga: PKS-OP4D Dinilai Langkah Strategi Mengoptimalkan Penerimaan Negara
Menurut Bob, penguatan rantai pasok tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga melalui kolaborasi lintas negara.
"Nantinya, UMKM di Indonesia bisa menjadi partner bagi UMKM Jepang.
Dengan begitu, kapasitas mereka meningkat, efisiensi terbangun, dan daya saing ekspor semakin kuat," katanya.
Baca Juga: Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat, Mensos akan Jalin Kerjasama Perguruan Tinggi
Dia menilai peran UMKM tidak hanya penting dalam rantai pasok otomotif, tetapi juga sebagai jembatan antara industri kecil dan pasar ekspor.
”Fungsi otomotif itu bukan hanya untuk kebutuhan industri besar, tapi juga sebagai jembatan bagi industri kecil agar bisa menembus pasar global,” urai Bob.***