Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak dapat diabaikan, terutama yang berasal dari ruang digital.
Baca Juga: Manfaatkan Segera PTSL Sertifikat Tanah Gratis 2025, Ini Persyaratannya
"Namun kita menyadari bahwa tantangan memang belum selesai, terutama di era disinformasi dan manipulasi ruang digital yang kian kompleks," urainya.
Karena itu, Budi Gunawan menekankan pentingnya membangun ekosistem komunikasi yang terintegrasi.
Serta, pentingnya menghadirkan kontra narasi terhadap berbagai bentuk informasi palsu yang menyerang institusi negara.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung 8 Juli 2025.
"Oleh karenanya kami menganggap penting untuk terus mendorong orkestrasi narasi kebijakan secara masif yang terintegrasi dan berbasis data.
Termasuk menghadirkan kontra narasi terhadap hoaks yang menyerang legitimasi negara dan institusi pemerintah," pungkasnya.***