Dukung Aksi Nyata Entaskan Kemiskinan Melalui Program Makan BerGizi Gratis dan Koperasi Merah Putih

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Kamis, 3 Juli 2025 | 18:00 WIB
 Ada 2 program unggulan yang diluncurkan
Ada 2 program unggulan yang diluncurkan


KLIKREAD.COM, Jakarta - Ada 2 program unggulan yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pembentukan Koperasi Merah Putih di desa.

Kedua program ini menurut Iskandar Z Nasution adalah solusi nyata pada tataran mikro yang bisa meng endoorse perubahan pada tataran ekonomi makro di Indonesia.

Baca Juga: 145 Kader Posyandu Jalani Pemeriksaan Kebugaran Jasmani, Wawako Raja Ariza Nilai Kader Posyandu Benteng Kesehatan Masyarakat

Iskandar Z Nasution, yang juga Master di bidang Human Security khususnya pada studi Kemiskinan (poverty), menjelaskan bahwa program ini merupakan antitesis dari program Bantuan Tunai Langsung ( BLT) yg dulunya diharapkan menjadi Jaring

Pengaman Sosial tapi belakangan menjadi sasaran kritikan karena dianggap tidak efektif untuk mengentaskan kemiskinan.

"Saya pikir, ini program sejalan dengan model ekonomi Indonesia yang dahulu menjadi cita cita dari Bung Hatta, dan Bung Karno, yakni penguatan ekonomi akar rumput dan perbaikan kualitas hidup generasi muda Indonesia," ujar lulusan Master dari Universitas Kebangsaan Malaysia ini.

Baca Juga: Kuatkan Sinergi Sistem Pelayanan Publik, Pemko Tanjungpinang Hadiri Rapat NK dan RK Bersama Ombudsman RI

Iskandar berharap, khusus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat disokong oleh program sejenis yang dilakukan individu ataupun organisasi amal selama ini.

Seperti pembagian makan gratis di Hari Jumat atau kedai makan gratis yang telah lama beroperasi.

"Dukungan tersebut dapat berupa sharing data penerima, orang dewasa dan anak yang memang menjadi fokus dari program ini," terang Iskandar.

Baca Juga: Sekda Kota Batam Tegaskan Perangkat Daerah Wajib Mengamankan dan Memelihara Serta inventarisasi BMD

Sehingga baik anak maupun orang tua nya dapat ter cover pemulihan kualitas hidup mereka melalui perpaduan program yang dilakukan oleh Pemerintah dan organisasi atau individu yang menjalankan kegiatan amal yang sejenis tersebut.

"Di tengah situasi internasional yang bergejolak, khususnya terkait pangan, ada baiknya kita semua stake holder bersatu padu. Sehingga kita bisa menjamin ketersediaan pangan dan kualitas pangan yang bergizi tetap dapat terpenuhi," ujar Iskandar, kandidat Doktor Ilmu Kebijakan Publik di Universitas Pasundan, Bandung ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X