KLIKREAD.COM, Jakarta - Ada 2 program unggulan yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pembentukan Koperasi Merah Putih di desa.
Kedua program ini menurut Iskandar Z Nasution adalah solusi nyata pada tataran mikro yang bisa meng endoorse perubahan pada tataran ekonomi makro di Indonesia.
Iskandar Z Nasution, yang juga Master di bidang Human Security khususnya pada studi Kemiskinan (poverty), menjelaskan bahwa program ini merupakan antitesis dari program Bantuan Tunai Langsung ( BLT) yg dulunya diharapkan menjadi Jaring
Pengaman Sosial tapi belakangan menjadi sasaran kritikan karena dianggap tidak efektif untuk mengentaskan kemiskinan.
"Saya pikir, ini program sejalan dengan model ekonomi Indonesia yang dahulu menjadi cita cita dari Bung Hatta, dan Bung Karno, yakni penguatan ekonomi akar rumput dan perbaikan kualitas hidup generasi muda Indonesia," ujar lulusan Master dari Universitas Kebangsaan Malaysia ini.
Iskandar berharap, khusus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat disokong oleh program sejenis yang dilakukan individu ataupun organisasi amal selama ini.
Seperti pembagian makan gratis di Hari Jumat atau kedai makan gratis yang telah lama beroperasi.
"Dukungan tersebut dapat berupa sharing data penerima, orang dewasa dan anak yang memang menjadi fokus dari program ini," terang Iskandar.
Baca Juga: Sekda Kota Batam Tegaskan Perangkat Daerah Wajib Mengamankan dan Memelihara Serta inventarisasi BMD
Sehingga baik anak maupun orang tua nya dapat ter cover pemulihan kualitas hidup mereka melalui perpaduan program yang dilakukan oleh Pemerintah dan organisasi atau individu yang menjalankan kegiatan amal yang sejenis tersebut.
"Di tengah situasi internasional yang bergejolak, khususnya terkait pangan, ada baiknya kita semua stake holder bersatu padu. Sehingga kita bisa menjamin ketersediaan pangan dan kualitas pangan yang bergizi tetap dapat terpenuhi," ujar Iskandar, kandidat Doktor Ilmu Kebijakan Publik di Universitas Pasundan, Bandung ini
Artikel Terkait
BRI Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset
Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Kokoh dan Kini saatnya Gali Peluang Baru
Prabowo Dorong Lompatan Besar: Stok Beras Tembus 4 Juta Ton, Petani Untung Besar
Survei IPO: 81% Publik Puas Kinerja Prabowo, Dinilai Tegas, Antikorupsi, dan Pro-Rakyat
Mayoritas Warga Nilai Pelaksanaan MBG Memuaskan
Sri Mulyani Umumkan Diskon Tarif Listrik Batal, Inilah Gantinya
Diskon Tarif Listrik Batal, Anggota Komisi VI DPR: Prank
Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Nyaris Rp 1 Triliun
Pertengahan Tahun 2025, BNI Salurkan Bantuan KUR Rp4,6 Triliun Lebih dari 20.000 Pelaku UMKM
Kembali Cetak Prestasi Global, BRI Jadi Institusi Keuangan No.1 di Indonesia Dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500