Selain itu, terdapat pula Sekolah Indonesia Makkah yang memiliki sekitar 400 siswa.
Hasil peninjauan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan pertimbangan sebelum pemerintah mengambil keputusan mengenai perluasan program MBG ke luar negeri.
"Kami datang untuk melihat dan kami akan laporkan ke Presiden apakah dimungkinkan kami membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Indonesia Jeddah," ujar Dadan.
Apabila disetujui, pelaksanaan MBG di Arab Saudi akan menggunakan mekanisme yang hampir sama dengan yang diterapkan di Indonesia.
BGN akan menggandeng mitra untuk membangun dan mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Namun demikian, pelaksanaan program tersebut memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Baca Juga: BGN Kini Lengkapi MBG dengan Aplikasi, Guru dan Orang Tua Bisa Langsung Pantau Kualitas Menu
Khususnya dengan Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Mekanismenya sama dengan di Tanah Air, kita akan gandeng mitra untuk SPPG," katanya.***
Artikel Terkait
Fokus Tekan Stunting, BGN Wajibkan Dapur MBG Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita
Jawab Polemik, PDIP Harap Jokowi Bisa Tunjukkan Ijazah saat Blusukan Nanti
Gibran Sambut Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungan ke Prancis
Dirjen Imigrasi Imbau Waspada Penipuan Layanan Keimigrasian, Hati-hati Website Palsu
Lagu "Mas Bahlil Ganteng" Viral, Menteri ESDM Iingin Temui Dan Ajak Makan Penciptanya
BGN Kini Lengkapi MBG dengan Aplikasi, Guru dan Orang Tua Bisa Langsung Pantau Kualitas Menu
Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pancasila Perlu Diterjemahkan Jadi Kebijakan Ekonomi untuk Kemekmuran Rakyat
Dihadapan Jenazah, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir dan Doa kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
55 Warga Ngungsi dan Trauma Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, Papua
Terkait Saran Mantan Wamenlu, Seskab Teddy Luruskan Kelebihan Biaya Prabowo ke LN Ditanggung Pribadi