Tak Kunjung Diberangkatkan, Kantor Travel Hanania Digeruduk Calon Jemaah Umroh, Owner Tawarkan Dua Opsi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 29 Mei 2026 | 21:36 WIB
Dirut PT Hanania, Ahmad Syah Farhan saat menemui ratusan calon jemaah umroh yang mendatangi kantornya.
Dirut PT Hanania, Ahmad Syah Farhan saat menemui ratusan calon jemaah umroh yang mendatangi kantornya.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Di tengah desakan para korban calon jemaah umroh, akhirnya Direktur Utama PT Hanania, Ahmad Syah Farhan menemui ratusan calon jemaah yang mendatangi kantor pusat Hanania Travel di gedung perkantoran Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis 28 Mei 2026 siang.

Dalam mediasi tersebut, Farhan mengakui pihaknya belum mampu memberangkatkan jemaah, khususnya untuk kloter keberangkatan Juni dan Juli 2026.

“Untuk keberangkatan bulan Juni dan Juli, belum dapat kami berangkatkan sesuai jadwalnya.

Baca Juga: Inilah dari Pertemuan Presiden RI dengan Presiden Perancis Hasilkan Sejumlah Kesepakatan

Kami memahami kekecewaan, rasa lelah yang menunggu, dan marah dari Bapak-Ibu.

Tetapi saya hadir di sini untuk menjelaskan secara terbuka apa yang akan kami lakukan sebagai opsi tanggung jawab kami,” ujar Farhan.

Farhan kemudian menawarkan dua opsi penyelesaian kepada calon jemaah.

Opsi pertama berupa penjadwalan ulang keberangkatan secara bertahap selama enam bulan dengan penyesuaian biaya tambahan.

Baca Juga: Penerapan Pelajaran Bahasa Prancis, DPR Minta Dilakukan Bertahap Sebagai Mapel Pilihan

“Yang pertama opsinya adalah dari kami kepada Bapak/Ibu menjadwalkan ulang dengan memberangkatkan secara berkala selama enam bulan ke depan dengan penyesuaian harga,” jelasnya.

Menurut Farhan, penyesuaian harga dilakukan karena Hanania Travel akan menggunakan sistem Joint Operation dengan menggandeng agen travel lain untuk memberangkatkan jemaah.

Ia juga menyebut adanya kenaikan biaya akibat faktor eksternal, termasuk harga avtur pesawat.

“Sehingga nanti mereka (travel lain) yang memberangkatkan.

Baca Juga: Sahroni Usulkan Deportasi dan Blacklist Selebgram Brunei yang Membunuh di Blok M

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X