Pengamat Politik Sebut Jokowi Makin Kuat Setelah Tak Lagi Menjabat Presiden

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 29 Mei 2026 | 14:53 WIB
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago.
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago melihat eksistensi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) justru semakin kuat meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menurut Pangi, anggapan bahwa Jokowi akan kehilangan pengaruh politik setelah lengser ternyata tidak terbukti.

Ia menilai kekuatan politik Jokowi masih terlihat hingga saat ini.

Baca Juga: Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral di Medsos, Sebut Bagian Dinamika Politik Digital Kontemporer di Indonesia

“Fakta yang terjadi hari ini ketika Pak Jokowi sudah tidak lagi menjadi Presiden saya sadar kok makin kuat,” kata Pangi dalam dialog Interupsi di iNews, Kamis 28 Mei 2026.

Pangi mengatakan, persepsi publik sebelumnya menganggap Jokowi akan kehilangan pengaruh setelah masa jabatannya selesai.

Namun, kondisi saat ini menurutnya menunjukkan hal berbeda.

Baca Juga: Masuk Pelanggaran Disiplin, BKN Tegaskan Kembali Larangan ASN Live Media Sosial

“Ada yang mencermati, persepsi publik mengatakan, bukan saya, kelilingnya Pak Jokowi itu tidak lepas dari tuduhan selama ini Pak Jokowi dianggap akan lump duck, akan jadi bebek lumpuh dia tidak akan bisa akan kabur semua,” ujarnya.

Ia menilai pengaruh Jokowi masih tampak dari banyaknya figur maupun kelompok yang tetap berada di lingkaran politiknya.

Karena itu, langkah Jokowi berkeliling Indonesia dinilai tidak bisa dipandang sekadar kegiatan biasa.

Menurut Pangi, kedekatan Jokowi dengan rakyat melalui agenda turun langsung ke masyarakat juga menjadi faktor yang membuat pengaruh politiknya tetap terjaga.

Baca Juga: Purbaya Ngaku Tak Tahu Pembelian Sapi Kurban Milik Presiden Prabowo Pakai APBN

“Sebenarnya dalam pendekatan sistem politik, pendekatan namanya tatap muka face to face itu belum ada yang bisa menggantikan per hari ini,” katanya.
Ia menambahkan, interaksi langsung dengan masyarakat masih menjadi instrumen politik yang sangat efektif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X