KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengatakan sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru ditetapkan sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos).
“Untuk triwulan kedua ini ada lebih dari 470.000 KPM baru yang mendapatkan bantuan.
Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama,” ujar Saifullah Yusuf dalam rapat tingkat menteri di Jakarta.
Baca Juga: JKN Alami Defisit Capai Rp30 Triliun, Pemerintah Bakal Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
Penambahan penerima baru dilakukan setelah evaluasi berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pada saat bersamaan, sejumlah penerima lama juga dikeluarkan dari daftar bansos karena dinilai tidak lagi memenuhi syarat penerima bantuan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbarui data bansos secara berkala agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Berkas Perkara Belum Jelas, Refly Harun Ragukan Kasus Ijazah Jokowi Bisa P21
DTSEN sendiri terintegrasi dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), Dukcapil, pemerintah daerah, hingga operator desa.
Mereka sebelumnya belum tercatat sebagai penerima bansos pada triwulan pertama tahun ini.
Menurut Kemensos, penambahan penerima dilakukan setelah proses verifikasi ulang kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Pemerintah menilai masih ada warga rentan yang layak menerima bansos, namun sebelumnya belum masuk dalam sistem pendataan.
Baca Juga: Bantu Bangkitkan Perekonimian, Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah Harus Lebih Tertib
Pembaruan data dilakukan secara dinamis melalui laporan pemerintah daerah, operator desa, serta integrasi dengan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIK-NG).
Artikel Terkait
Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pencurian 180 Unit Tas Ekspor di Kargo Internasional
Sebut Isi Kritikan Narasi Film Proyek Era Jokowi, Yusril Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Bukan Arahan Pemerintah Pusat
Ternyata Ini Alasan Nobar Film Dokumenter 'Pesta Babi' di Kampus Dibubarkan
Permudah Salaman dengan Warga, Presiden Prabowo Minta PT Pindad Bikin Mobil Khusus Presiden
Dukung Perkuat Perekonomian Rakyat, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi KDKMP
Usia Resmikan Museum, Presiden Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah
Bantu Bangkitkan Perekonimian, Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah Harus Lebih Tertib
Berkas Perkara Belum Jelas, Refly Harun Ragukan Kasus Ijazah Jokowi Bisa P21
JKN Alami Defisit Capai Rp30 Triliun, Pemerintah Bakal Naikkan Iuran BPJS Kesehatan