Sinyal positif dari Lapangan Banteng ini ternyata tidak berhenti di sektor otomotif.
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh sektor manufaktur kembali bergairah.
Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan bertemu dengan para pelaku usaha di sektor tekstil hingga alas kaki (sepatu).
Fokusnya jelas, yakni memberikan kucuran dana murah untuk peremajaan mesin-mesin produksi yang sudah uzur.
Baca Juga: Mensos Konsultasi ke KPK Terkait Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat
Purbaya ingin sektor swasta menjadi motor utama penggerak ekonomi, tidak hanya mengandalkan belanja pemerintah.
"Kita akan pastikan semua mesin ekonomi berjalan. Di sisi permintaan sudah kita dorong, sekarang di manufaktur kita dorong.
Kita akan hidupkan betul-betul sektor swasta. Jadi ekonomi bukan hanya didorong oleh pemerintah, tapi swasta akan hidup juga," pungkasnya.
Baca Juga: Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, KPK Tengah Selidiki Potensi Korupsi
Langkah berani Purbaya ini diharapkan mampu memberikan efek kejut positif bagi industri manufaktur tanah air yang belakangan ini tengah berjuang menghadapi tantangan global.
Kini, publik menanti realisasi janji Juni tersebut untuk melihat seberapa kuat daya ungkitnya terhadap daya beli masyarakat.***
Artikel Terkait
Cegah Penyebaran Wabah Hantavirus, DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk di Wilayah Perbatasan RI
Perluas Jaringan Komunikasi Publik, Bakom Resmikan 39 Media Digital Jadi Mitra Pemerintah
Kerahkan 700 Personel Gabungan, Polda Papua Siaga Penuh Jelang Pertandingan Persipura vs Adhyaksa
Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Joki SNBT UTBK di Unesa, 14 Orang Ditangkap Termasuk 3 Dokter
Dukung PKPN, Tiga Kementerian Bersinergi Perkuat UMKM dan Ekraf Lewat Ekosistem Kawasan
Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, KPK Tengah Selidiki Potensi Korupsi
Mensos Konsultasi ke KPK Terkait Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat
Refly Harun Sebut Foto di Ijazah Dikeluarkan UGM Bukan Foto Jokowi
Duka Bencana Banjir Bandang di Bone Sulsel: 2 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Tenggelam hingga Terjebak dalam Rumah
Pengakuan Menohok Asyari usai Dibekuk dan Jadi Tersangka Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo: Saya Bukan Kiai