Pihak sipir 4-5 orang masih tetap standby di sini. Jagain di pintu depan, di pintu belakang, sama di jendela gitu. Jadi insya Allah aman,” jelasnya.
Meski berada dalam pengawasan ketat, Chef Kuming menilai kinerja para warga binaan sangat baik, terutama dalam menjaga kebersihan dan kerapian.
“Entah gimana mungkin mereka sudah terbiasa disiplin gitu. Omprengnya ini saya bilang perfect, clean,” ungkapnya.
Baca Juga: Pelaku Bakal Dimiskinkan, Bareskrim Bidik Aset Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin
Ia mengaku beberapa kali melihat di SPPG lain pada pagi hari, ompreng masih basah dan harus dilap ulang.
Sementara di SPPG Babakan, seluruh ompreng dalam kondisi kering. “Jadi ini luar biasa sih buat binan LAPAS ini. Ini keren,” sambungnya.
Chef Kuming menambahkan, sebelum mulai bekerja, para warga binaan terlebih dahulu mendapatkan pembekalan mengenai standar operasional pencucian ompreng.
Mulai dari proses pembilasan, pencucian dengan sabun, pembilasan ulang, pengeringan, hingga sterilisasi dan penataan.
Ia berharap keterlibatan warga binaan ini tidak hanya membantu operasional dapur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan.
Upaya ini diharapkan dapat menyiapkan mental dan psikologis warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.***
Artikel Terkait
Pilu Siswa SMP Tanjungsari Sumedang, Menangis di Pelukan Temannya usai Diduga Pilih Berhenti Sekolah demi Bantu Ortu
Mobil Travel Ugal-ugalan di Tol Purbaleunyi, Sopir Kini Akui Kesalahan dan Minta Maaf ke Korban
Kapal Perang AS Muncul di Selat Malaka, Menlu Sebut Biasa Bagian Freedom of Navigation Patrol
Pemerintah RI Perlu Tegaskan Netral, Terkait Kapal Perang Lintas Kawasan Selat Malaka
Temukan Gas 5 Triliun Kaki Kubik di Blok Ganal, Menteri Bahlil Sebut Prospek Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sempat Sebut MBG Butuh 19.000 Sapi per Hari, Kepala BGN: Itu Hanya Pengandaian
Pelaku Bakal Dimiskinkan, Bareskrim Bidik Aset Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin
Presiden Prabowo dan Kapolri Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
PWI Pusat Nilai Pelanggaran Karya Jurnalistik di Ruang Digital Tanpa Izin Merugikan Wartawan dan Perusahaan Media
Potensi Timbulkan Persoalan Tingkat Global, Rocky Gerung Kritik Gagasan Purbaya Pajaki Kapal di Selat Malaka