“Kami kesehatan, ya pasti fokus untuk bagaimana pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya,” tambahnya.
Sementara itu, mengenai tambahan tenaga medis, menurutnya belum terlalu dibutuhkan karena jumlahnya di daerah tersebut masih aman.
“Kita sudah ada laporannya dokternya aman, jumlah perawat aman, kita nggak ada masalah di sana untuk jumlah tenaga medis nggak usah kirim dari Jawa, mereka masih cukup,” lanjutnya.
Waspada Kemunculan Penyakit Pascabanjir
Masyarakat yang terdampak di lokasi banjir dan tanah longsor diharapkan untuk waspada dengan kemunculan penyakit pascabanjir.
Beberapa di antaranya yang rawan muncul adalah leptospirosis hingga diare, sehingga perlu antisipasi juga dengan pengiriman obat yang sesuai.
“Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan disupport oleh pemerintah pusat, baik obat-obatan apa yang perlu akan kami drop ke sana,” paparnya.
Pengiriman Bantuan Logistik Kesehatan dan Obat
Sebelumnya, saat rapat bersama berbagai kementerian dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kemenkes menyebut telah mengirim bantuan logistik dan obat-obatan.
“Kami juga sudah mengirim logistik kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai. Kami juga mengirim pengganti makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil,” ujar perwakilan Kemenkes pada Kamis, 27 November 2025.
Tenaga medis cadangan juga dikerahkan oleh Kemenkes untuk sampai ke lokasi bencana.
“Tenaga medis khususnya dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan dan epidemiologi untuk membantu penanganan kesehatan di sana,” sambungnya.
Artikel Terkait
Stunting Capai 21,4 Persen, Bupati Karimun Sebut Akibat Faktor Sosial Ekonomi
KPK Sebut Rehabilitasi Ira Puspadewi Cs Hak Prerogatif Presiden
Tim Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Tikus Besar yang Masuk dalam Rumah Warga
Rianto Resmi Pimpin JMSI Sumut: Fokus SDM dan Kolaborasi Media
Kondisi Psikis Belum Pulih, Polisi Ungkap Update Terbaru Proses Pemeriksaan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Tak Setuju Whoosh Dianggap Lompatan Teknologi, Rocky Gerung Bandingkan dengan Era Soeharto dan B.J. Habibie
BNPB Catat 174 Jiwa Meninggal dan Ratusan Orang Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat
Setahun jadi Presiden, Rocky Gerung Sebut Prabowo Bawa ‘Tong Sampah’ Rezim Pemerintahan Jokowi
149 Orang Pengurus Nasional Pemimpin Muda Pertanian Indonesia Resmi Dilantik
76.500 Ton Telah Berhasil Dikirimkan ke Titik Terdampak, TNI Percepat Distribusi Bantuan ke Sumut dan Aceh