Tak Setuju Whoosh Dianggap Lompatan Teknologi, Rocky Gerung Bandingkan dengan Era Soeharto dan B.J. Habibie

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 29 November 2025 | 18:45 WIB
Rocky Gerung soroti ide awal pengadaan proyek kereta cepat atau Whoosh. (Instagram/keretacepat_id)
Rocky Gerung soroti ide awal pengadaan proyek kereta cepat atau Whoosh. (Instagram/keretacepat_id)

KLIKREAD.COM, Jakarta - Pengamat politik, Rocky Gerung, menegaskan tak masalah jika proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh disebut sebagai proyek untuk pamer.

Namun dirinya dirinya tak setuju dengan gagasan sebagai lompatan teknologi.

Ia bahkan membandingkan perjalanan perkembangan teknologi di Indonesia di masa pemerintahan yang lalu.

Baca Juga: Kondisi Psikis Belum Pulih, Polisi Ungkap Update Terbaru Proses Pemeriksaan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

“Lompatan teknologi itu Whoosh masih merayap di darat, itu Habibie udah bikin pesawat yang justru lompatan teknologi ada di situ,” ujarnya.

Saat itu Rocky Gerung melakukan siaran podcast Ten Ten Podcast pada Sabtu, 29 November 2025.

“Sekarang, orang menganggap kalau Whoosh bukan lompatan teknologi, kalau lompatan teknologi, Pak Harto sudah mulai dengan IPTN,” lanjutnya.

IPTN merupakan Industri Pesawat Terbang Nusantara yang didirikan pada 1976 dan menjadi awal mula PT Dirgantara Indonesia (Persero) sebelum restrukturisasi di tahun 2000.

Baca Juga: Rianto Resmi Pimpin JMSI Sumut: Fokus SDM dan Kolaborasi Media

“Habibie waktu itu menemukan ilmu rumus untuk membuat sayap (pesawat) yang akhirnya dipatenkan.

Itu artinya Indonesia pernah masuk dalam lompatan teknologi,” ucap Rocky Gerung.

“Indonesia pernah main di 30 ribu kaki, nah sekarang balik 0 kaki, merayap kan itu.

Jadi, itu nggak benar (lompatan teknologi),” sambungnya.

Baca Juga: Tim Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Tikus Besar yang Masuk dalam Rumah Warga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X