KLIKREAD.COM, Jakarta - Mulai tahun 2026, sekolah bisa langsung mengajukan revitalisasi secara daring atau online melalui aplikasi.
Ini adalah upaya pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempermudah dan mempercepat proses perbaikan gedung sekolah.
"Pemerintah berupaya mempermudah mekanisme pengusulan program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk Tahun Anggaran 2026 melalui pemanfaatan Aplikasi Revitalisasi Sekolah," kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen, Minggu, 23 November 2025.
Baca Juga: Di Momen Hari Guru, Komika Kiky Saputri Bocorkan Gaji saat Dirinya Menjadi Pengajar Honorer
Aplikasi Revitalisasi yang dapat diakses di revit.kemendikdasmen.go.id ini berfungsi sebagai pusat kendali perencanaan dan monitoring.
Aplikasi pun memudahkan pemerintah daerah dan sekolah dalam mengajukan usulan secara digital.
Fitur-fitur di dalamnya mencakup rekomendasi otomatis berbasis data pokok pendidikan (dapodik); pemeriksaan kelengkapan dokumen secara real time; pemeringkatan sasaran yang objektif; verifikasi berlapis oleh pemerintah daerah dan pusat; serta akses detail kondisi sekolah hingga tingkat ruang.
Baca Juga: Kemendikdasmen Kirim 6 Pelajar SMP Wakili Indonesia di Ajang IJSO 2025 di Rusia
"Aplikasi Revitalisasi menjadi pintu masuk proses perencanaan hingga evaluasi revitalisasi satuan pendidikan 2026 agar prosesnya berjalan cepat, terintegrasi, transparan, dan akuntabel,” kata Gogot.
Menu revitalisasi juga diperluas agar lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah.
Meliputi pembangunan ruang belajar baru; rehabilitasi ruang yang rusak; dan penataan lingkungan sekolah seperti pagar, akses masuk, ruang tunggu, estetika, dan pengadaan sumber air bersih untuk memastikan sanitasi yang layak.
Baca Juga: Kodim 0316/Batam Sita 40 Ton Sembako Impor Ilegal Diselundupkan Lewat Pelabuhan Sengkungan, Batam
Sasaran revitalisasi diberikan untuk sekolah negeri maupun swasta.
Prinsipnya adalah pemerataan, keberpihakan terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta fokus pada sekolah dengan tingkat kerusakan paling tinggi.
Artikel Terkait
Turut Rayakan Hari Ayah Nasional, Google Doodle Tampilkan Gambar Ini
Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Kisah Kapal SPPG Nyeberang Laut Antarkan MBG untuk 951 Anak-Anak Pulau
Prabowo dan Raja Abdullah II Saksikan Demontrasi Drone dari TNI & AB Yordania
Momen Prabowo Jemput Raja Yordania Abdullah II, Satu Mobil Bareng ke Istana Merdeka
Viral, Patung Soekarno di Indramayu Rusak Tertimpa Tenda
Rizki Nurfadilah Diduga Jadi Korban TPPO dengan Modus Tawaran Menjadi Pemain Sepak Bola
Erupsi Gunung Semeru, 3 Warga Luka Bakar, Ratusan Ternak Mati
Viral Pesawat Jatuh di Pesawahan di Karawang Jawa Barat, Begini Kondisinya
Hotman Paris Tidak Lagi Jadi Kuasa Hukum Nadiem Makarim, Ini Alasannya