Usai pertemuan, Teguh menyerahkan empat buku yang ditulisnya kepada Laksdya Edwin. Keempat buku itu adalah “Di Tepi Amu Darya” yang berisi kumpulan reportase dari perbatasan Afghanistan tahun 2001.
Lalu “Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik” dan “Buldozer dari Palestina” yang berisi wawancara dengan puluhan duta besar negara sahabat Indonesia di Jakarta.
Sementara buku keempat adalah “Reunifikasi Korea: Game Theory” yang diangkat dari disertasinya di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. ***
Artikel Terkait
Wamensos Jamin Program Digitalisasi di Sekolah Rakyat Berjalan Lancar dan Merata
Wapres Gibran Lakukan Kunjungan Perdana ke Papua, Langsung Tinjau Pelaksanaan Program MBG
Mahfud MD Dikabarkan Bakal Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Menko Polkam
Mendagri Dorong BNPP Percepat Pembangunan di Kawasan Perbatasan
Ternyata Mahfud MD Tak Terdaftar dalam 11 Pejabat Dilantik Prabowo Subianto
Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir Usai Diguyur Hujan Deras
Presiden RI Prabowo Subianto akan Tunjuk Wamen Jadi Plt Menteri BUMN
Pemerintah Gencar Promosikan Video Capaian Kinerja Prabowo-Gibran
Paket Stimulus Ekomoni 2025, Pemerintah-DPR Sepakat Selain Beras 10 Kg Ditambah Minyak Goreng 2 Liter
Dilaporkan Reza Gladys, Artis Nikita Mirzani Klaim Alami Banyak Kerugian