Walikota Tanjungpinang Usulkan Proyek Infrastruktur Strategis ke Pemerintah Pusat

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 9 Mei 2025 | 15:56 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat hadir pada rapat koordinasi pembahasan konsep awal desain pengembangan wilayah Provinsi Kepri di ruang utama Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Jakarta. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat hadir pada rapat koordinasi pembahasan konsep awal desain pengembangan wilayah Provinsi Kepri di ruang utama Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Jakarta. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

Dan juga penggantian konstruksi aspal menjadi pattern concrete yang lebih tahan lama dan estetik.

Revitalisasi Pelabuhan Penyengat menjadi bagian penting, dengan rencana pembangunan dermaga menuju Pulau Penyengat dan dermaga Kampung Datuk untuk mendukung peningkatan konektivitas.

Disamping itu juga mempermudah akses ke Pulau Penyengat, salah satu destinasi wisata sejarah di Tanjungpinang.

Lis juga mengusulkan pengembangan kawasan wisata Bukit Manuk dan revitalisasi kawasan heritage Tionghoa di Senggarang, yang diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata dan mendorong perekonomian lokal.

Baca Juga: Juli 2025, Prabowo Buka 35 Sekolah Berasrama untuk Anak Keluarga Tak Mampu

Selain itu, Lis menyampaikan prioritas lainnya dalam pengembangan infrastruktur kewilayahan yang mendukung peran Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi dan pusat kegiatan wilayah.

Prioritas tersebut antara lain penanganan banjir, revitalisasi fasilitas umum, penataan pemukiman kumuh, serta pembangunan dan peningkatan jalan kota.

Namun, dalam usulannya, Lis mengungkapkan beberapa kendala yang menghambat realisasi usulan pembangunan.

Salah satunya adalah keterbatasan lahan, di mana sekitar 1.637,54 hektare lahan yang dikuasai pihak swasta teridentifikasi sebagai lahan terlantar pada 2024.

Baca Juga: Halal Bihalal bersama Purnawirawan TNI, Prabowo Kompak Nyanyi “Hymne Taruna”

Kondisi ini dinilai menjadi penghalang masuknya investasi ke Kota Tanjungpinang.

Di samping itu, terbatasnya anggaran juga menjadi kendala utama dalam optimalisasi penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya yang berkaitan dengan sektor pariwisata.

Melihat tantangan tersebut, Lis berharap adanya dukungan dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Aksi Donor Darah Buka Rakernis Humas Polri 2025 di Semarang

"Kami berharap Pemerintah Pusat dapat mengalokasikan anggaran melalui APBN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanjungpinang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X