Indonesia Masuk Peringkat Terendah ke-122 Indeks Hambatan Perdagangan Internasional

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 6 Mei 2025 | 22:03 WIB
Perhelatan 2nd Innovation Summit Southest Asia and Premier Launch of The 2025 Trade Barrier Index di Jakarta./jawapos.com
Perhelatan 2nd Innovation Summit Southest Asia and Premier Launch of The 2025 Trade Barrier Index di Jakarta./jawapos.com

KLIKREAD.COM, Jakarta - Organisasi pendidikan asal Washington D.C, Amerika Serikat, Tholos Foundation merilis, Indonesia menduduki peringkat ke-122 dalam Indeks Hambatan Perdagangan Internasional atau International Trade Barrier Index 2025.

Dirilis disampaikan Selasa 6 Meri 2025 tersebut, bahwa Indonesia menjadi negara terendah daripada negara tetangga Singapura yang berada diposisi nomor 2.

Kemudian disusul oleh Jepang peringkat ke-5, Australia ke-7, Filipina ke-116.

Baca Juga: Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan 71 Jamaah akan Berhaji Tanpa Visa Resmi

Selanjutnya, Vietnam yang berada di posisi ke-117, Thailand ke-118, dan India menduduki peringkat ke-120.
Adapun peringkat pertama telah diduduki oleh Hong Kong.

"Memang Indonesia berada di peringkat terakhir, tapi justru ini menunjukkan potensi yang luar biasa.

Ada harapan besar terhadap pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Polri Gelar Operasi Besar Serentak di Seluruh Indonesia, Habisi Aksi Premanisme

Apalagi saat ini banyak perusahaan di AS dan Eropa yang tengah mencari alternatif rantai pasok di kawasan Asia.
Common sense reform dapat membawa Indonesia melompat menuju era baru," ujar Analis Kebijakan Tholos Foundation, Phillip Thompson dikutip dari laman jawapos.com.

Ia menyampikan pada acara 2nd Innovation Summit Southest Asia and Premier Launch of The 2025 Trade Barrier Index di Jakarta, Selasa 6 Mei 2025.

Untuk diketahui, TBI sendiri merupakan indeks global yang membandingkan tingkat keterbukaan dan hambatan perdagangan antarnegara.

Baca Juga: Habib Rizieq Desak Tangkap Jokowi dan Adili

Indeks ini mengukur hambatan perdagangan langsung dan tidak langsung terhadap 122 negara yang mempengaruhi 97 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global dan 80 perse populasi dunia.

Adapun hambatan yang dinilai Tholos Foundation mencakup hambatan nontarif, pembatasan layanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X