Dinilai Kental Konflik dan Amburadul, ICW Minta Prabowo Hentikan Proyek Program MBG

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 21 April 2025 | 16:29 WIB
Pelajar SD saat mendapat program Makan Bergizi Gratis (MBG)./indonesia.go.id
Pelajar SD saat mendapat program Makan Bergizi Gratis (MBG)./indonesia.go.id

Baca Juga: Nathalie Holscher Tolak Permintaan Bupati Sidrap untuk Minta Maaf Terkait Hebohnya video Viral Saweran

Sementara, sekolah lainnya mendapatkan wadah berbahan plastik tipis dan mengandung bahan kimia berbahaya jika digunakan untuk makanan panas.

Hal ini menunjukan tidak adanya standarisasi layanan dalam pelaksanaan MBG.

Lebih jauh, kualitas makanan yang disediakan tidak memenuhi standar gizi minimal.

Itu mencakup segi kandungan protein, vitamin, maupun keragaman menu.

Terdapat temuan siswa di sekolah disajikan telur rebus yang tak layak dikonsumsi.

Baca Juga: Ratusan Ribu Jemaah Calon Haji se Indonesia Ikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional

"Di beberapa sekolah, siswa bahkan membuang makanan karena rasa yang tak sedap," ucap Dewi.

Keempat, proses pembentukan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang tidak transparan.

Dalam memenuhi target 3000 SPPI, pendaftaran calon SPPI malah menimbulkan serangkaian masalah, seperti nama calon peserta yang secara tiba-tiba hilang setelah dinyatakan lulus.

Baca Juga: Paula Verhoeven Hubungi Hotman Paris Terkait Tak Terima Putusan Hakim Selingkuh

Platform pendaftaran yang tidak informatif dan sering bermasalah, sampai pelaksanaan program SPPI yang sepenuhnya diintervensi oleh militer.

"Mengacu pada hal-hal di atas, Presiden Prabowo harus menunjukkan tanggung jawabnya dengan menghentikan proyek MBG," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X