KLIKREAD.COM, Jakarta - Sikap beberapa menteri Prabowo Subianto yang masih menganggap mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) masih dianggap bos terus mendapat sorotan dari berbagai politisi.
Kali ini Juru Bicara PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli, menilai aktivitas sejumlah menteri Prabowo Subianto masih menyebut Jokowi sebagai bos akan menimbulkan loyalitas ganda.
Guntur Romli mengatakan, manuver sejumlah menteri tersebut tidak menciptakan 'matahari kembar'.
Baca Juga: Direktur Eksekutif IPO Sarankan Jokowi Sudahi Intervensi Prabowo, Contoh SBY dan Megawati
Sebab secara de facto dan de jure presiden saat ini adalah Prabowo Subianto.
"Maka sikap menteri-menteri itu lebih menunjukkan pada loyalitas ganda," ujarnya dikutip dari jawapos.com.
Oleh karenanya, Guntur menilai, mereka yang masih menganggap Jokowi adalah bosnya, tidak memiliki loyalitas 100 persen pada Presiden Prabowo Subianto.
Masih kuatnya loyalitas sejumlah menteri pada Jokowi, diduganya karena masih ada utang budi.
"Bisa jadi karena merasa ada utang budi pada Jokowi, bisa jadi karena yang merekomendasikan mereka agar dipilih lagi menjadi menteri," jelasnya.
Fenomena loyalitas ganda, baginya bukan hal positif.
Sebab membuka potensi intervensi dari pihak mantan penguasa untuk terus cawe-cawe dalam pemerintahan saat ini. Misalnya demi kepentingan dan keuntungan pihaknya sendiri.
Jika berlanjut, Guntur khawatir loyalitas ganda ini bisa menyebabkan 'gerhana matahari politik'.
Artikel Terkait
Inilah Penyebab Lisa Mariana Ungkap Aib Skandal Perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil
Inilah Kronologis Arogansi Anggota DPRD Sumut Cekik Pramugari di Pesawat Wings Air
Permudah Distribusi Makanan Bergizi Gratis, Menko Bidang Pangan Sambut Baik Libatkan Dapur Kantin Sekolah
Khawatir Picu Ketegangan ASEAN, Anggota DPR Tolak Permintaan Pendirian Pangkalan Militer Rusia di Wilayah NKRI
Kabar Duka Pengacara Kondang Hotma Sitompul Meninggal Dunia
Kabar Duka, Sebelum Meninggal Dunia, Pengacara Senior Hotma Sitompul Sempat Dirawat di RSCM
Artis Drama Kolosal Angling Drama Sekar Arum Ngaku Bersedekah ke Masjid Istiqlal Pakai Uang Palsu Rp10 Juta
Pangkas Disparitas Mutu Pendidikan, Kemendikdasmen akan Lakukan Perubahan Besar Tata Kelola Dunia Pendidikan
Mahfud MD Nilai Prabowo Telah Sadari Pentingnya Peran Media Guna Perkuat Legitimasi dan Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah
Direktur Eksekutif IPO Sarankan Jokowi Sudahi Intervensi Prabowo, Contoh SBY dan Megawati