KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut, petunjuk teknis (juknis) untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini sedang dalam tahap finalisasi.
Namun proses rekrutmen siswa dan guru program Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai bulan ini
Sementara draft dari juknis ini sudah rampung.
Terdapat sekitar 100 halaman, yang memuat tentang rekrutmen guru, siswa, dan lainnya.
Saat ini, tinggal proses finalisasi.
Baca Juga: Diberdayakan BRI, Warung Legendaris di Pasar Beringharjo Ini Laris Manis saat Libur Lebaran
“Saya akan koordinasi dengan Kemendikdasmen untuk memfinalkan draf petunjuk teknis (juknis) itu,” ujarnya usai apel perdana usai Libur Lebaran di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, beberapa hari lalu.
Sejalan dengan itu, Kemensos bersama kementerian dan lembaga terkait juga tengah melakukan pemetaan dan simulasi terkait calon sasaran siswa maupun guru yang masuk dalam syarat yang ditentukan.
Termasuk, kedekatan tempat tinggal dari 53 lokasi Sekolah Rakyat yang siap dibuka pada tahun ajaran mendatang.
Baca Juga: Prabowo Soal Dampak Tarif Trump: Indonesia Bisa Hadapi dan Kendalikan
Dalam proses pemetaan awal, Kemensos fokus pada keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem (Desil 1) pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selanjutnya, akan dipetakan pula mana saja keluarga yang memiliki anak usia sekolah pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Disinggung soal jadwal rekrutmen, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu belum memberikan jawaban pasti.
Namun dia menekankan, bahwa pihaknya terus menggenjot penyusunan juknis maupun pemetaan tersebut sehingga rekrutmen bisa dilaksanakan sesuai rencana awal.
Artikel Terkait
Pembina Relawan Temani Sebut Deklarasi Andra Soni-Dimyati, Jadi Representasi Bergabungnya Suara Prabowo-Anies di Banten
Teguh Aris Munandar, Akademisi Untirta menilai dideklarasikannya Andra dan Dimyati merupakan ancaman serius bagi Airin
Pemerintah Diminta Gerak Cepat, Tarif Impor Donald Trump Cekik UMKM
Viral Agung Surahman Aspri Presiden RI Prabowo Dijemput Pesawat Kepresidenan di Bengkulu
Pemberdayaan BRI Bawa Pengusaha UMKM Aksesoris Fashion Tembus Pasar Internasional
Penyesuaian TKDN Saat Terjadinya Perang Dagang Dunia Bisa Berujung Blunder
PWI Apresiasi Pemerintah Luncurkan Program 1.000 Rumah Subsidi untuk Wartawan
Presiden RI Prabowo Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera Melalaui Koperasi Merah Putih
Prabowo Soal Dampak Tarif Trump: Indonesia Bisa Hadapi dan Kendalikan
Diberdayakan BRI, Warung Legendaris di Pasar Beringharjo Ini Laris Manis saat Libur Lebaran