KLIKREAD.COM - Akademisi Untirta Teguh Aris Munandar, menganggap bahwa pasangan Andra Soni dan Dimyati merupakan ancaman serius untuk Airin. “Pasanan ini lebih mudah mengonsolidasikan pemilih Prabowo, mengingat Prabowo tidak pernah kalah di Banten ini menjadi modal besar dan dapat mempermudah kemenangan Andra-Dim di Banten, tentu ini merupakan ancaman serius untuk Airin.” Ungkapnya.
Dalam Pileg yang telah berlangsung April lalu, fenomena anomali menjadi fenomena yang menarik dihitung, ini tentu dapat terjadi juga dalam Pilkada November mendatang.
Teguh menambahkan bahwa sebagai pendatang baru yang memulai sosialisasi dalam beberapa bulan Andra mendapatkan perhatian publik, “Dalam Pileg kemarin, nama-nama baru seperti Edison Sitorus mengalahkan Haerul Jaman di dapil Serang dan nama besar seperti Ade Rossi yang hampir saja tidak lolos ke senayan andai saja PPP mencapai parlement threshold, ini tentu anomali dan menarik, hal tersebut juga dapat terjadi dalam Pilkada, Andra-Dimyati yang melakukan sosialisasi belakangan berpotensi mengejar, apalagi dengan komposisi koalisi partai politik yang menjanjikan, secara otomatis akan diikuti oleh konsolidasi elemen relawan untuk pemenangan Andra-Dim, jika trend ini terjaga dapat dipastikan hasil survey akan berubah signifikan sebulan ke depan.” Tutupnya.
Seperti diketahui pasangan Andra-Dimyati telah mengantongi restu Prabowo Subianto yang tidak terkalahkan di Banten tentu akan memberi efek terhadap perolehan suara ditambah dengan koalisi lima partai, diantaranya Gerindra, PKS, PAN, Nasdem, PSI dan membuka peluang untuk parpol lain bergabung. Di luar dari Golkar dan PDI-P yang dikabarkan telah menyepakati pengusungan calon Airin dan Ade Sumardi.
***