Saat MC mengecek ulang, hanya tersisa Rp 12 juta dari total Rp 1 miliar.
SPPG Pangauban mengunggah video klarifikasi di akun TikTok resminya (@sppgpangauban), menjelaskan ketidakmampuan beroperasi dan meminta maaf kepada penerima manfaat program MBG.
Video ini cepat menyebar dan menjadi viral pada awal November 2025.
Baca Juga: KDM Larang Truk Tambang Parung Panjang Bogor Bawa Muatan Melebihi Tonase Jalan
Pemilik SPPG, Hendrik, menyebut kejadian ini sebagai “kelalaian dari Kepala SPPG” karena terlalu percaya pada kontak tak dikenal.
Analisis awal menunjukkan modus phishing, di mana penipu memanipulasi tampilan situs atau chat resmi untuk mencuri kredensial perbankan.***