“Masukan ini membuka ruang penyempurnaan kebijakan-kebijakan kami,” kata Amsakar.
Amsakar menyampaikan, sejatinya kerisauan para mahasiswa kini menjadi konsen kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra.
Baca Juga: Polda Kepri Ungkap Peredaran Narkotika Melalui Liquid Vape, WNA Malaysia Ditangkap
Bahkan, penanganan masalah sampah dan banjir menjadi fokus kepemimpinan Amsakar-Li Claudia.
“Setiap hari, 1,3 juta penduduk Batam menghasilkan rata-rata satu kilogram sampah per orang.
Ini merupakan masalah serius yang tidak bisa hanya diselesaikan di hilir.
Tetapi harus dimulai dari hulu, yakni dari rumah tangga.
Oleh karena itu, kami berharap mahasiswa dapat ikut membantu menyosialisasikan kesadaran ini,” ujarnya.
Amsakar meminta kepada para OPD yang hadir agar menampung masukan para mahasiswa sebagai penyempurna pelaksanaan kebijakan di lapangan.***