Kapolda Kepri juga menegaskan bahwa tantangan penegakan hukum ke depan semakin kompleks, di mana penyidik akan berhadapan dengan aktivis, pengacara, serta ahli hukum yang memiliki kapasitas tinggi.
Oleh karena itu, Kapolda berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu menerapkan KUHAP terbaru secara tepat dan profesional dalam setiap proses penyidikan.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan rangkaian pembukaan, penyerahan buku KUHAP, serta dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber yang kompeten di bidang hukum pidana dan hukum acara pidana.
Setelah kegiatan pembukaan selesai, sosialisasi materi berjalan dengan tertib, lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi Hukum tentang KUHAP Terbaru Tahun 2025 berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polri, khususnya penyidik di jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang, dapat meningkatkan pemahaman hukum guna mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. ***
Artikel Terkait
Polresta Barelang Laksanakan Rangkaian Tradisi Serah Terima Jabatan Kapolresta Barelang
Komunitas Kata Halaman Hadirkan Program Baca dan Mewarnai Gratis di Taman Tugu Sirih
Polresta Barelang Perketat Pengamanan di Kawasan Wisata Nongsa
RSBP Batam Terima Bantuan CSR Mobil Ambulans dari Bank Mandiri, Sinergi Perkuat Layanan Kesehatan
Ribuan Masyarakat Batam Ikuti Haul Akbar, Walikota Tegaskan Bagian Wujudkan Batam Bandar Dunia Madani
Diharapkan Masuk Agenda Tahunan, 'BTN Kepri Moon Run 2025' Dikonsep Suasana Baru Lomba Lari Malam
Nikmati Udara Bersih Tanpa Polusi Kendaraan, Warga Antusias Ikuti Kegiatan "CFD di Gurindam 12 Tanjungpinang
Disdukcapil Batam Terapkan Program KETEPEL Layanan Administrasi Kependudukan Gratis Jemput Bola ke Warga
Angka Penceraian di Batam Cukup Tinggi, Walikota Tegaskan Perlu Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui Pendidikan Pra Nikah
Walikota Batam Tekankan, Penguatan Nilai Spiritual pada Generasi Muda Menjadi Kunci agar Tidak Kehilangan Jati Diri