Gubernur Kepri Berharap CCM Indonesia Terus Beri Pendampingan Hingga Kepri Zero Penyakit Menular

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 3 November 2025 | 19:22 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima kunjungan FOV Tim TWG Resilient and RSSH CCM Indonesia. (Foto:Diskominfo Prov Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima kunjungan FOV Tim TWG Resilient and RSSH CCM Indonesia. (Foto:Diskominfo Prov Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap, Country Coordinating Mechanism (CCM) Indonesia terus memberi pendampingan hingga Provinsi Kepri zero penyakit menular.

Pasalnya kata Ansar, berdasarkan data tahun 2025 di Provinsi Kepri tercatat sebanyak 249 kasus AIDS, 5.298 kasus TBC, dan 379 kasus malaria.

Hal ini di nilai Gubernur Ansar, dalam penanganan ketiga penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Pemprov Kepri akan Tanggung Sebagian Iuran BPJS Ketenagkerjaan Pengemudi Ojol dan Sektor Informal

Harapan Ansar tersebut saat menerima kunjungan Field Oversight Visit (FOV) Tim Technical Working Group (TWG) Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) dari CCM Indonesia.

Rombongan disambut Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Ruang Rapat Utama, Lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Senin 3 November 2025.

Pada kesempatan itu Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada CCM Indonesia atas perhatian dan dukungan terhadap upaya penanggulangan penyakit menular di Kepri.

Baca Juga: Gubernur Kepri Berharap Paritrana Award Jadi Penyemangat Perluas Perlindungan bagi Masyarakat Pekerja

“Sudah menjadi komitmen kita bahwa tahun 2045 Indonesia harus mewujudkan Indonesia Emas.

Untuk mencapai itu, sektor kesehatan menjadi salah satu kunci utama selain pendidikan dan ekonomi,” ujar Gubernur Ansar.

Ia menilai, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan upaya pemberantasan AIDS, TBC, dan malaria berjalan dengan baik.

"Kami berharap CCM Indonesia terus mendampingi Kepri agar memiliki sistem kesehatan yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Baca Juga: Wawako Tanjungpinang Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif Sukseskan SE2026

Sementara Ketua TWG RSSH CCM Indonesia, Prof Dr drg Wahyu Sultiadi, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan memastikan program hibah Global Fund di daerah berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X