Wawako Tanjungpinang Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif Sukseskan SE2026

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 3 November 2025 | 17:28 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wawako Tanjungpinang Raja Ariza saat menghadiri penandatanganan komitmen pelaksanaan SE2026.  (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wawako Tanjungpinang Raja Ariza saat menghadiri penandatanganan komitmen pelaksanaan SE2026. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza mengajak pelaku usaha agar berpartisipasi aktif dalam pelaksaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Saat itu Raja Ariza ikut meneken komitmen pelaksanaan SE2026 di Balairung Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Senin 3 November 2025.

Komitmen bersama SE2026 ini digelar Pemerintah Provinsi Kepri bersama pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan lembaga terkait.

Baca Juga: Agar LPG 3 Bersubsidi Tidak Disalahgunakan, Dibutuhkan Pengawasan Semua Pihak

Penandatanganan juga dilakukan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala BPS Provinsi Kepri Margaretha Ari Anggorowati.

Serta perwakilan pemerintah daerah, perguruan tinggi, asosiasi pengusaha, perhotelan, restoran, media, dan kawasan industri se-Kepri.

Dikatakan Wakil Walikota Raja Ariza, bahwa SE2026 menjadi dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan ekonomi di Tanjungpinang.

Baca Juga: Guna Tangkal Berita Hoax Beredar di Masyarakat, Polresta Balerang Gandeng PWI Kota Batam

Pemko akan memfasilitasi koordinasi dan komunikasi bagi petugas BPS bersama perangkat daerah terkait, serta menyediakan data pendukung untuk validasi daftar usaha.

SEmentara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya mengatakan, sensus ini penting untuk memperoleh data yang akurat, lengkap, dan terkini.

Data tersebut menjadi dasar perencanaan program, intervensi kebijakan, dan strategi pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.

Baca Juga: Atlet Karate BKC Kepri Dulang Prestasi Borong 5 Emas 2 Perak dan 4 Perunggu

“Selama ini banyak kebijakan belum optimal karena data yang dimiliki belum lengkap dan komprehensif.

Dengan sistem BPS yang kini lebih baik, seluruh pihak harus memastikan semua klaster, mulai UMKM hingga perusahaan besar, memberikan data yang benar dan lengkap,” ucap Ansar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X