BP Batam juga telah menyaksikan penandatangan MoU antara PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha (MEG), Keppel Energy, dan PT Karya Mineral Sentosa dalam pengembangan SIZ di kawasan Batam, Rempang dan Galang pada awal Oktober 2025 lalu di Osaka.
Kawasan industri berkelanjutan tersebut, telah ditetapkan dalam rencana strategis BP Batam Tahun 2025-2029.
Baca Juga: Muhadarah Khusus PPMINI Dihadirkan, Santri PPMINI Kian Bersemangat
Dengan menggali potensi tersebut, diharapkan Kawasan KPBPB Batam menjadi kawasan berdaya saing tinggi untuk berkontribusi mencapai visi Batam Kawasan Ekonomi yang Maju dan Berkelanjutan, Mewujudkan Bersama Indonesia Maju untuk Indonesia Emas 2045. ***
Artikel Terkait
BP Batam Gelar Bimtek, Tingkatkan Tata Kelola dengan BIOS dan Indeks Maturity Rating
Unit Reskrim Polsek Bengkong Bongkar Praktik Pengiriman PMI Non Prosedural, 5 Orang Diamankan
Hingga Triwulan III, Investasi di Kota Batam Meroket Capai Rp33,66 Triliun
Batam Miliki Posisi Strategi Dijadikan Pusat Pengembangan Infrastruktur Digital Mumpuni di Indonesia
Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang Ingatkan Masyarakat dan ASN Waspadai Surat Hoaks Mutasi Pegawai Disdik
Walikota Lis Berharap Kota Tanjungpinang Memiliki Lahan Bumi Perkemahan Bertaraf Nasional
Berharap Raih Kemenangan, Walikota Lis Lepas 29 Atlet Tanjungpinang Belaga di Ajang POPNAS 2025
Kadiskominfo Tanjungpinang Berharap Kehadiran MPG Dapat Perkuat Ekonomi Daerah dan Mendukung Penataan Kawasan
Wawako Tanjungpinang Menilai, Pengabungan OPD Didasari Kondisi Keuangan dan Efektivitas Kinerja Pemerintah
Muhadarah Khusus PPMINI Dihadirkan, Santri PPMINI Kian Bersemangat