Kapal KM Senang Hati 68 Karam di Perairan Dermaga Golden Fish, Pihak Perusahaan Tegaskan Tidak Ada Penjarahan

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:10 WIB
Kapal KM Senang Hati 68 Karam di Perairan Dermaga Golden Fish, Pihak Perusahaan Tegaskan Tidak Ada Penjarahan
Kapal KM Senang Hati 68 Karam di Perairan Dermaga Golden Fish, Pihak Perusahaan Tegaskan Tidak Ada Penjarahan

 

KLIKREAD.COM, Batam – Kepolisian Sektor (Polsek) Bulang Polresta Barelang memberikan klarifikasi terkait peristiwa tenggelamnya kapal KM Senang Hati 68 bermuatan kelapa tua sekitar 62 ton di perairan Dermaga Golden Fish, Jembatan 2, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, pada Senin, 25 Agustus 2025 dini hari.

Kapal diketahui berlayar dari Jambi pada Sabtu, 23 Agustus 2025 dan bersandar di Pelabuhan Golden Fish pada Minggu malam.

Sekitar pukul 03.00 WIB, kapal mengalami kebocoran akibat menabrak bekas pancang beton dermaga yang patah sehingga lambung kapal pecah dan air laut masuk ke dalam kapal.

Baca Juga: Tunjukkan Keterampilan Anda untuk Ramalan Zodiak Pisces Kamis, 28 Agustus 2025

Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian besar muatan kelapa hanyut terbawa arus.

Terkait beredarnya informasi di media sosial dan sejumlah media online mengenai dugaan adanya penjarahan oleh warga sekitar, PT Buana Berkah selaku pemilik muatan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Perwakilan PT Buana Berkah, Sdr. Anto, menyampaikan bahwa perusahaan mengikhlaskan muatan kelapa tua yang hanyut dan sebagian diambil warga, karena peristiwa ini merupakan musibah.

PT Buana Berkah menegaskan tidak ada penjarahan, dan pihaknya tidak akan menempuh jalur hukum terkait kejadian tersebut.

Baca Juga: Yamaha BMS Chopper Body Terlapis Emas Menjadikan Motor Termahal di Dunia Dibandril Rp44 miliar

Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, menjelaskan “Kami sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sesuai keterangan resmi PT Buana Berkah, tidak ada penjarahan oleh warga. Yang terjadi adalah musibah kapal karam akibat kerusakan lambung. Kepolisian tetap melakukan pengamanan dan monitoring hingga proses evakuasi muatan selesai.” jelasnya.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta pada kapal dan Rp1,5 miliar pada muatan.

Hingga hari ini, proses evakuasi kelapa ke darat masih berlangsung dan diperkirakan selesai pada malam hari.

Baca Juga: Combat Motors Wraith, Motor Canggih dan TerMahal di Dunia Dibandrol Rp2,5 miliar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X