Menurutnya, turnamen seperti ini bukan sekedar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pelatihan minat dan bakat warga.
Selain itu, Amsakar menyoroti pentingnya menjaga tradisi permainan domino yang telah lama menjadi bagian dari interaksi sosial masyarakat.
Baca Juga: 50 Anggota Karang Taruna Batam Bakal Gelar Kegiatan Jelajah Batas Negeri
Baginya, kegiatan ini menjadi contoh bagaimana tradisi lokal dapat terus dilestarikan melalui kemasan acara yang menarik dan inklusif.
“Selamat berlomba, Sportivitas dan persaudaraan harus selalu menjadi jiwa dari setiap kompetisi,” ucap Amsakar.***
Artikel Terkait
BPBD Tanjungpinang Lakukan Sosialisasi Bekali Pelajar Tangggulangi Bencana
Lapas Batam Pindahkan 96 Warga Binaan ke Tanjungpinang untuk Mengatasi Overkapasitas
Pentas PAI KKG Kecamatan Bengkong Digelar dengan Semangat dan Kreativitas
Wawako Tanjungpinang Nilai Latihan Penyelamatan Udara Kesiapsiagaan Prajurit Menghadapi Potensi Ancaman di Laut
48 Calon Paskibraka Kota Tanjungpiang Masuki Masa Karantina Jelang Upacara Peringatan HUT-RI ke 80
Polresta Barelang dan Bulog Gelar Pasar Murah di Batam, Warga Antusias
50 Anggota Karang Taruna Batam Bakal Gelar Kegiatan Jelajah Batas Negeri
Keberhasilan Siswa-Siswi SDN 011 Bengkong dalam Pentas PAI, Menuju Prestasi yang Lebih Tinggi
Mobil Hias Memerihkan Pawai Pembangunan 2025 Digelar Pemko Batam
135 Peserta Meriahkan Perlombaan Tradisional Sampan Layar, Speed Sport, dan Ketinting Sport