48 Calon Paskibraka Kota Tanjungpiang Masuki Masa Karantina Jelang Upacara Peringatan HUT-RI ke 80

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 13:46 WIB
Wawako Tanjungpinang Raja Ariza melakukan prosesi penyiraman calon Paskibraka sebagai tanda dimulainya masa karantina atau Desa Bahagia. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)
Wawako Tanjungpinang Raja Ariza melakukan prosesi penyiraman calon Paskibraka sebagai tanda dimulainya masa karantina atau Desa Bahagia. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Sebanyak 48 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2025 memasuki masa karantina atau Desa Bahagia.

Prosesi karantina ini dilakukan Apel Pengantar Tantingan Paskibraka dipimpin langsung Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza.

Digelar di Lapangan Alltrue Hotel, Rimba Jaya, Minggu 10 Agustus 2025.

Baca Juga: Wawako Tanjungpinang Nilai Latihan Penyelamatan Udara Kesiapsiagaan Prajurit Menghadapi Potensi Ancaman di Laut

Ke 48 calon Paskibraka ini terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan memasuki masa karantina atau Desa Bahagia dari tanggal 10–17 Agustus 2025.

Mereka untuk menjalani pembinaan menjelang upacara peringatan HUT-RI ke-80.

Dalam amanatnya, Raja Ariza menyampaikan rasa bangga kepada para pemuda terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat.

Baca Juga: Pentas PAI KKG Kecamatan Bengkong Digelar dengan Semangat dan Kreativitas

Ia menegaskan menjadi anggota Paskibraka bukan tugas mudah, karena menuntut disiplin, dedikasi, ilmu pengetahuan, ketangguhan, kesabaran, dan ketekunan.

“Ini adalah amanah besar yang diberikan Pemko Tanjungpinang kepada adik-adik.

Pasukan ini mengemban tugas untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus.

Baca Juga: Lapas Batam Pindahkan 96 Warga Binaan ke Tanjungpinang untuk Mengatasi Overkapasitas

Tidak semua pemuda mendapat kesempatan ini. Laksanakan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab,” pesan Raja Ariza.

Ia menambahkan, Paskibraka adalah cerminan generasi muda yang kelak menjadi pemimpin bangsa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X