Juga disertai dengan dukungan fasilitas meja, air, listrik, lahan parkir, dan kamar mandi di dalam pasar.
Sebagaimana diketahui, PKL yang berjualan di sekitar kawasan Pasar Bintan Center menjamur dan berjualan di trotoar sekitar pasar.
Kondisi tersebut dikeluhkan oleh pedagang di dalam lokasi pasar, karena masyarakat memilih berbelanja di trotoar dengan pertimbangan harga yang sedikit lebih murah.
Jumlah PKL di trotoar sekitar pasar semakin bertambah, hingga menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Baca Juga: Kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Meningkat pada Semester I - 2025
“Biaya sewanya pun nanti disepakati sebesar Rp200 ribu per bulan, dan belum ada rencana kenaikan sewa lapak setelah Oktober nanti.
Kita minta para pedagang kaki lima untuk tidak terpancing isu biaya sewa lapak yang tinggi,” jelas Elfiani.***
Artikel Terkait
Nilai Ekspor-Impor Kepri Juni 2025 Meningkat 26,64 Persen
Dua Kapolsek di Bintan Diganti, Berikut Jabatan Barunya
KKN UGM Dukung Promosi Budaya Melayu Lewat Gemerlap Pinang 2025 di Tanjungpinang
Polsek Belakang Padang Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Berjalan Aman dan Tertib
Kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Meningkat pada Semester I - 2025
Wujud Nyata Akselerasi, Lapas Narkotika Tanjungpinang Salurkan Belasan Paket Sembako kepada Keluarga WBP
Warga Binaan Lapas Batam Terima Amnesti Presiden, Kalapas: Kami Berikan Sesuai Prosedur
Ratusan Warga Antusias Saksikan Street Parade Drum Band di Bintan, Wabup: Kreativitas Pelajar Tak Ternilai
Tim Futsal SMKN 1 Batam Raih Juara 1 Hi School Futsal Championship 2025
Wagub Kepri Serahkan Serahkan Hibah Boat Pancung ke Kodim 0316 Batam