Pemerintah Provinsi Kepri kata Ansar terus mendorong revitalisasi peran masjid sebagai pusat peradaban.
Langkah ini didukung dengan diberikannya insentif bagi 13.348 tokoh agama dan guru pendidikan non-formal, serta pengiriman mubaligh ke 50 pulau terpencil.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Provinsi Kepri menjadi provinsi dengan tingkat toleransi dan moderasi beragama terbaik pertama di Indonesia pada tahun 2023, dan peringkat dua di tahun 2024.
Kepri dikatakan Gubernur adalah contoh terbaik dalam menjaga toleransi beragama.
"Namun dalam semangat kebersamaan itu, kita tetap harus menjaga akidah dan membangun optimisme umat," pungkas Gubernur Ansar.***
Artikel Terkait
Polresta Barelang Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di SMPN 4 Bengkong, Upaya Mencegah Kecelakaan di Kalangan Remaja
Sekda Kota Tanjungpinang Tegaskan Penataan RT dan RW dalam Upaya Meningkatkan Efektivitas Pelayanan
Pemko Batam Ikut Seleksi Ajang Paritrana Award Tahun 2025 Tingkat Provinsi Kepri
Gugatan Roliati untuk Menguasai dan Menguras Uang Puluhan Miliar Rupiah Milik Komisaris dan Direktur PT AMI Ditolak Mahkamah Agung
Kakanwil Ditjenpas Kepri Lakukan Kunjungan Kerja ke Lapas Batam, Pastikan Kualitas Pelayanan dan Pembinaan
Polsek Lubuk Baja Gelar Jumat Berkah, Berbagi Rezeki dan Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Walikota Batam Nilai Keberadaan Pendeta Garda Terdepan Membimbing Umat dan Menjaga Kerukunan Beragama
Provinsi Kepri Kini Berstatus ETPD Digital, Terdapat 539 Ribu Pengguna Bertransaksi QRIS
Warga Rempang Tolak Relokasi, Tagih Janji Amsakar
Dispar Kepri Terapkan Pulau Penyengat Konsep Regenerative Tourism Jadi Wisata Andalan Kota Tanjungpinang