Sementara Komisaris Utama PT Arsari Tambang, Hashim S. Djojohadikusumo, menyampaikan rasa bangga atas terwujudnya pabrik tersebut.
Meski saat ini baru memiliki satu jalur produksi (line), bertujuan menargetkan pengembangan hingga delapan baris ke depan.
"Dalam karir saya, saya pernah memimpin proyek yang jauh lebih besar.
Namun, proyek yang kami resmikan hari ini justru sangat mengecewakan karena menjadi bukti bahwa kami mampu kompetitif dalam hilirisasi.
Dengan mengendalikan biaya konstruksi dan produksi, saya yakin kami bisa bersaing," ungkap Hashim.
Baca Juga: Dinkes Kota Tanjungpinang Sediakan 3.041 Kuota bagi Warga Tidak Mampu Daftar BPJS Kesehatan
Ia juga berharap dukungan dari pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga investasi PT STANIA dapat berkembang seiring berkembangnya pasar.
Kehadiran PT STANIA juga menjadi langkah konkret dalam mendukung program hilirisasi mineral timah di dalam negeri.***
Artikel Terkait
BP Batam Usulkan Pagu Anggaran 2026 Rp 5,328 Triliun untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Kapolresta Barelang Hadiri Penyerahan Tandon Air dan Peresmian Sanitasi Ponpes Daarul Hikam
Indeks SPM Pendidikan Tanjungpinang 2025 Capai 82.01 Tertinggi di Provinsi Kepri
Pemko Tanjungpinang Siapkan Lapak Alternatif Tampung Penertiban PKL di Sekitar Pasar Bincen
Pemko Tanjungpinang Tanamkan Nilai Budaya Melayu Sejak Dini Melalui Jalur Pendidikan
Dinkes Kota Tanjungpinang Sediakan 3.041 Kuota bagi Warga Tidak Mampu Daftar BPJS Kesehatan
Upaya Penataan Kawasan Lebih Bersih dan Nyaman, Satpol PP Kota Tanjungpinang Tertibkan PKL di Pasar Bintan Center
Launching Aplikasi Sentuh Tanahku, Kakanwil Nurus: Semangat Hijrah Membuat Perubahan Besar
Ketua TP PKK Kota Batam Hadiri Rakernas X TP-PKK Perkuat Sinergi Antar Daerah
Empat Nelayan di Bintan Timur Ditangkap Bermain Judi, Polisi Sita Uang Tunai 7 Juta Rupiah