Ia juga menyinggung persoalan dalam proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang dinilai turut mempersulit percepatan realisasi investasi di daerah.
Melalui dialog tersebut, Li Claudia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap penyesuaian kebijakan yang mendukung iklim investasi yang kondusif.
Hal ini pun sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui penyederhanaan birokrasi.
Dan juga penguatan daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Jika regulasi disesuaikan dengan kebutuhan kawasan, kami percaya Batam dapat berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.***
Artikel Terkait
536 Peserta akan Ikut Seleksi PPPK Tahap II, Pemkab Lingga Nyatakan Siap Digelar
Polresta Tanjungpinang Tangkap Oknum Wartawan Diduga Terlibat Narkoba
Dukung Kegiatan Jemaah Haji, Pemko Batam Serahkan Bantuan Hibah Rp1 Miliar ke Kemenag Batam
Amsakar Nilai Kunjungan Menko Kumham Imipas ke Batam Bawa Harapan Baru Penguatan Sistem Hukum di Wilayah Perbatasan.
Walikota Batam Lepas dan Doakan 20 CJH di Lingkungan Disdik Batam
Lisa Ajak Hari Kartini Dijadikan Momentum Penting Berkomitmen Memajukan Peran dan Martabat Perempuan di Berbagai Aspek
Dijadikan Pusat Literasi Masyarakat, DPK Tanjungpinang akan Gelar Lomba Perpustakaan Tingkat Kelurahan
Ketua Kwarcab Kota Tanjungpinang Ajak Bersinergi Tunjukkan Pramuka Jadi Motor Penggerak Nilai Kebangsaan dan Kepemimpinan
Pastikan Kualitas Pelayanan, Sesmenko Kemenimipas Kunjungi Lapas Kelas IIA Batam
Perkuat Iman dan Persaudaraan Antar Personel, Polresta Barelang Gelar Kegiatan Binrohtal Bersama