Melalui sosialisasi tersebut, maka daerah diminta berkomitmen untuk melakukan pemenuhan SDM Kesehatan terutama pada lokus Puskesmas penerima alat kesehatan program SOPHI.
Melalui skema yang disesuaikan dengan kemampuan Pemerintah Daerah.
“Kemenkes meminta agar daerah dapat memastikan ketersediaan SDM Kesehatan sebagai user alat kesehatan yang ditempatkan pada Puskesmas penerima program SOPHI,” jelasnya.
Baca Juga: Wakil Bupati Bintan Lantik Dewan Hakim MTQH Ke XIV Bintan
Program SOPHI sendiri bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah pelayanan kesehatan primer terutama di tingkat layanan paling dasar di berbagai daerah.
Yakni fungsi preventif, pelayanan kesehatan rujukan yang terbatas, serta kualitas pelayanan yang kurang memadai.***
Artikel Terkait
Wawako Ajak Masyarakat dan LAM Bangun Kota Tanjungpinang Berbasis Budaya
Lis Nilai Pajak Kendaraan Tak Tergarap Maksimal, Padahal Jumlah Kendaraan di Tanjungpinang Makin Meningkat Tiap Tahunnya
Berharap Skema Opsen Pajak Kendaraan Bisa Mendorong Peningkatan PAD Kota Tanjungpinang
Kadispora Tanjungpinang Buka Kejuaraan IMOOGI Taekwondo Antar Pelajar 2025
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kibing Dampingi Petani Kacang Panjang
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Ta'aruf MTQH Ke XIV Bintan
Wakil Bupati Bintan Lantik Dewan Hakim MTQH Ke XIV Bintan
BP Batam Panggil Perusahaan Cut and Fill Diduga Tak Miliki Dokumen Perizinan
Sikapi Curah Hujan Tinggi, Walikota Tanjungpinang Intruksikan Jajaran Terkait Monitor dan Siaga Lapangan
Dinilai Kaderisasi Calon Pemimpin Bangsa, Walikota Batam Buka Seleksi Paskibraka 2025