Mendikbudristek Nadiem Makarim Jalin Kerja Sama dengan Pimpinan Kampus Top di Amerika Serikat

photo author
Dwi Muksin Yulianto, Klik Read
- Sabtu, 24 September 2022 | 21:02 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim jalin kerja sama dengan pimpinan kampus top di Amerika Serikat. (Instagram@nadiemmakarim)
Mendikbudristek Nadiem Makarim jalin kerja sama dengan pimpinan kampus top di Amerika Serikat. (Instagram@nadiemmakarim)

Dalam pertemuan itu, Nadiem merasa belajar banyak hal dengan MIT sebagai salah satu kampus pendidikan teknik terbaik di dunia, terutama pada riset, transformasi, hingga kolaborasi antradispilin keilmuan.

Baca Juga: Lowongan Kerja September 2022 di PT Jayapack Solusi Indotama Penjaringan Jakarta Utara, bagi Lulusan SMA

“Saya banyak belajar dari MIT, terutama cara MIT melakukan riset, transformasi dan kolaborasi antradisiplin. Itu juga yang tengah dilakukan di Indonesia,” ujar Nadiem.

Setelah dari MIT, Mendikbudristek berserta jajaran menuju Northeastren University.

Di Northeastren University, Nadiem menceritakan transformasi pendidikan yang tengah berjalan dengan melalui konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca Juga: Dapatkan Ereksi Maksimal Saat Hubungan Suami Istri dengan Resep Alami Berikut Ini

Executive Vice Provost Northeastern University, Tom Sheahan menyanjung pemerintah Indonesia yang mendorong para mahasiswa mengikuti program MBKM.

Ia menjelaskan bahwa Northeastern memiliki sejenis program kewirausahaan yang punya semangat seperti MBKM sejak 1890.

Dirinya mengaku bahwa dibutuhkan lebih dari 100 tahun untuk menemukan sistem terbaik untuk melepas sekat antara dunia kampus dan dunia industri. Karenanya ia mendukung visi Mendikbudristek.

Baca Juga: Sexting dengan Orang Lain itu Selingkuh Bukan Ya? Berikut 5 Pertanyaan Umum Saat Hubungan Suami Istri

Pada kunjungan ke kampus Harvard, Nadiem melakukan diskusi dan pertemuan dengan para professor Harvard dan juga melaksanakan peresmian program CS50.

Program CS50 Harvard ini menurut Nadiem, diperuntukan untuk 150 para guru informatika yang akan diberangkatkan ke Harvard untuk belajar secara asymmetric learning di kampus yang sudah  berdiri dari 1636 tersebut.

Baca Juga: Si Motor Jomblo Kymco F9, Tampilan Sporty dengan Harga Tipis-tipis Skutik Honda Vario

Untuk diketahui, perjalanan Nadiem ke Amerika ini membawa dua misi.

Pertama untuk menegaskan terobosan-terobosan merdeka belajar yang tengah dilakukan di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Sumber: itjen.kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X