Umat Kristiani meyakini bahwa Isa Almasih telah wafat pada tiang Salib.
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Pastikan Pembayaran Tukin Pegawai Tepat Waktu
Sedangkan dalam Islam, Alquran mengatakan dalam surah An-Nisa ayat 157, bahwa Isa itu tidak mati dibunuh dan tidak juga disalib.
Artinya Isa tidak pernah wafat dalam keadaan dibunuh ataupun dalam keadaan disalib.
Yang dikatakan bahwa Isa mati ketika disalib itu adalah seseorang yang diserupakan dengan Isa, bukan Isa itu sendiri.
Baca Juga: Anda Bisa Merencanakan Investasi Baru untuk Ramalan Zodiak Leo Sabtu, 19 April 2025
Allah mengangkat dan menyelamatkan Isa Almasih dari usaha pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi.
Dalam pandangan Ahmadiyah mengatakan bahwa Isa Almasih ini pingsan ditiang salib, kemudian ditutunkan kebawah oleh muridnya dan wafat ketika umur 120 tahun di Srinagar, Kashmir.
Umat Kristiani meyakini bahwa Isa Almasih itu telah wafat dan digantung pada tiang salib untuk menebus dosa.
Baca Juga: Walikota Batam Ajak Masyarakat Tertib Kewajiban Bayar Pajak PBB-P2
Dalam islam dua pandangan ini diluruskan dalam Alquran surah An-Nisa ayat 157 tadi bahwa Isa itu tidak mati dibunuh dan juga mati disalib, nabi Isa tidak pernah mengalami penyaliban, baik ia pingsan ditiang salib ataupun wafat ditiang salib.
Awal mula kisah penangkapan Isa Almasih oleh kaum Yahudi adalah ketika kaum Yahudi menganggap bahwa Isa Almasih menyebarkan ajaran yang salah dan sesat.
Hal ini membuat Isa Almasih dikadukan kepada Raja hingga Raja memerintahkan kaum Yahudi untuk menangkap Isa dan membunuhnya.
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Pastikan Pembayaran Tukin Pegawai Tepat Waktu
Ditengah-tengah penentangan kaum Yahudi terhadap Nabi Isa, terdapat 12 orang murid Nabi Isa yang masih setia kepadanya.