KLIKREAD.COM- Pada Minggu (5/2/2023), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan.
Menurut BMKG, potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan di Indonesia dapat terjadi pada Minggu (5/2/2023) dan Senin (6/3/2023).
Oleh karenanya, BMKG mengimbau warga yang berada di wilayah pesisir untuk berhati-hati. BMKG menyebut, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
Untuk wilayah Indonesia bagian selatan, dominan bergerak dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Pulau Lombok - Pulau Sumba dan Samudera Hindia Selatan NTB - NTT," demikian tulis keterangan BMKG, Minggu (5/2/2023).
Situasi tersebut menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Samudera Hindia Barat Aceh - Nias, Teluk Lampung bagian selatan.
Berikutnya, di Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, perairan Kupang - Pulau Rotte, perairan utara Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, perairan utara Pulau Sumbawa - Pulau Flores, dan Selat Sape bagian utara.
Baca Juga: One Piece Live Action Tayang Tahun Ini di Netflix dalam Bentuk Series, Begini Tanggapan Eiichiro Oda
Lalu, Laut Flores, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, perairan Bitung - Kepulauan Sitaro, Laut Maluku. Kemudian di perairan selatan Sulawesi Utara, perairan utara Kepulauan Banggai, perairan utara dan timur Kepulauan Halmahera, dan Laut Halmahera.
Kemudian Samudera Pasifik Utara Halmahera, perairan utara Raja Ampat - Jayapura, perairan selatan Pulau Buru - Pulau Seram, perairan Fakfak - Kaimana, Laut Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata - KepulauanTanimbar, perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian barat.
Untuk gelombang yang lebih tinggi 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di perairan Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Pulau Jawa - Pulau Lombok, dan Samudera Hindia Selatan Banten - Jawa Tengah.
Baca Juga: Download Soal TPS Pemahaman Bacaan untuk Hadapi UTBK SNBT 2023 agar Maksimal Hasilnya
Selanjutnya, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan selatan Pulau Sawu, Laut Natuna Utara, Laut Arafuru bagian tengah - timur, Samudera Pasifik Utara Papua Barat - Jayapura.
Berlanjut untuk gelombang sangat tinggi dikisaran 4 - 6 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Pulau Sumbawa - Pulau Sumba dan Samudera Hindia Selatan Jawa Timur – NTT.
Artikel Terkait
Distabilitas Jadi Bayang-bayang pada Tahun Politik, Menkeu Sri Mulyani Yakinkan Investor Tidak Perlu Khawatir!
WORO WORO! Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka Bulan Juni, Yuk Simak Syarat dan Cara Daftar
Kemenkes Akan Melakukan Koordinasi Untuk Persiapan Vaksinasi Covid 19 Buat Bayi dan Balita
Lakukan Pertemuan ulang, Anies Baswedan Langsung Bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Ini yang Dibahas
TERNYATA! Pembuat Aplikasi Peretasan Ponsel Melalui Undangan PernikahanĀ Adalah Seorang Mahasiswa