Anggaran BOS setiap daerah nilainya tidak lagi sama rata, tapi variatif sesuai tingkat kemahalan di daerah tempat madrasah itu berada.
Misalnya, besaran BOS MI, MTs, dan MA yang ada di Jawa, tidak sama dengan madrasah yang ada di Papua. Soalnya, tingkat kemahalan barangnya memang berbeda.
“Dengan dana BOS majemuk diharapkan madrasah bisa lebih memenuhi kebutuhan operasionalnya dan tentu saja akan meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Manfaatkan anggaraan ini sesuai peruntukannya dan secara akuntabel,” pesan Isom.
Menurut Isom, pihaknya telah mempersiapkan aplikasi EDM ERKAM V.2 yang siap digunakan untuk proses penyaluran dana BOS dari RPL Pendis hingga rekening madrasah.
“Tahun ini tidak ada pembaruan rekening sehingga madrasah bisa menggunakan rekening yang dipakai untuk menerima BOS tahun sebelumnya,” tandas Isom.***
Artikel Terkait
Kabar Baik Buat Korban Trading Binomo, Status Aset Indra Kenz yang Disita Dikembalikan kepada Para Korban!
SIM C Jadi Tiga Golongan, Korlantas Polri Siapkan 132 unit Sepeda Motor 250cc hingga 500cc untuk Ujian
Tolak Perppu Cipta Kerja, Besok Buruh Bakal Lakukan Aksi Demonstrasi di depan Istana Negara
Kabar Gembira bagi Calon Jemaah! Menag Yaqut Tegaskan Kuota Haji Indonesia Normal, DPR Segera Bahas Biayanya
Diresmikan pada Pameran Alutsista, Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Jajal Ketangguhan Mobil 'Maung'