Belum lagi kalau kita berbicara tentang perbedaan agama dan bahasa serta budaya. Para pemuda yang berkumpul pada Kongres Pemuda II waktu itu memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
Baca Juga: 20 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2022 Yang Bisa Kalian Download
Namun, fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat-sekat, atribut, dan batasan-batasan tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Inilah yang kita sebut dengan: “Berani Bersatu”.
Mereka para pemuda dan pelajar yang berusia dari 18 hingga 20 tahun berkumpul di Indonesische Clubhuis di Kramat 106 untuk mengikrarkan kesetiaan, satu nusa, satu bangsa, keindonesia-an, dengan nama ikrar Sumpah Pemuda.***
Artikel Terkait
Mohammad Yamin dan Sumpah Pemuda 1928, Proses Penciptaan Nasionalisme Indonesia
Gedung Kramat 106 Menjadi Saksi Bisu Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Yuk Intip Sejarahnya
Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia, Penggagas Kongres Pemuda II dan Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
Dampak Sumpah Pemuda 1928 Terhadap Sejarah dan Persatuan Bangsa Indonesia