nasional

Dampak Sumpah Pemuda 1928 Terhadap Sejarah dan Persatuan Bangsa Indonesia

Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:13 WIB
Diorama Sumpah Pemuda 1928. Para pemuda dan pelajar dari berbagai organisasi berkumpul untuk mengikrarkan sumpah setia sebagai satu bangsa, satu negara, satu bahasa (Tangkap layar/museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)

Wujud dari Indonesia satu ini semakin jelas dengan adanya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2022 Yang Bisa Kalian Download

Adapun Isi dari Sumpah Pemuda yang dirumuskan oleh seorang sastrawan muda dari Rechtschool, Mohammad Yamin, merupakan tiga sendi persatuan Indonesia hingga kini. Ketiga sendi tersebut adalah persatuan tanah air, bangsa dan bahasa.

Dalam kongres ini pun diperdengarkan pertama kali lagu kebangsaan yaitu “Indonesia Raya” yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, sekaligus memperkenalkan bendera merah putih yang kemudian hari akan menjadi bendera nasional Indonesia. 

Baca Juga: Hendra Kurniawan Akan Diperiksa Dengan Menghadirkan 10 Saksi Dalam Lanjutan Sidang Obstruction of Justice

Lantas dampak yang diberikan oleh Sumpah Pemuda ini begitu besar dibandingkan dengan propaganda-propaganda politik kaum pergerakan yang saat itu masih terjebak dengan perbedaan ideologi.

Menurut sejarawan AB Lapian dalam Indonesia Dalam Arus Sejarah, pernyataan Sumpah Pemuda yang diikrarkan dari perkumpulan pemuda tersebut mampu mencapai hingga tingkat masyarakat yang lebih bawah demi memberi dukungan nasionalis yang lebih kuat.

Baca Juga: Netflix Akan Buat Geger Piala Dunia 2022 Dengan Merilis Film Docuseries Tentang Penunjukkan Qatar oleh FIFA

Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Prof. Sartono Kartodirdjo, sejarawan UGM, dalam bukunya Pengantar Sejarah Indonesia Baru, dengan adanya Sumpah Pemuda, pemuda telah mempertegas terbentuknya nasionalisme Indonesia pada masa pergerakan.

Pada waktu itu dikumandangkannya Satu Bahasa telah menunjukan nilai simbolis yang menunjukan menurut Prof. Sartono Kartodirdjo itu adalah proses Indonesianisasi.

Baca Juga: Contoh Soal dan Pembahasan Soal Sejarah Untuk Menghadapi Ujian Mandiri PTN 2023, Yuk Simak Disini

Pada akhirnya Indonesia mampu menemukan konsep bangsa dan menyatukan ide bersama yang dilahirkan dari semangat para pemuda di Kongres Pemuda II.

Penolakan terhadap kebijakan pemerintah kolonial, rasa kekeluargaan, oposisi atau ketidakpuasan merupakan bagian dari unsur nasionalisme yang berperan mengalahkan sikap-sikap kedaerahan. 

Baca Juga: Contoh Soal Sejarah dan Pembahasannya Untuk Menghadapi Ujian Mandiri PTN 2023

Sejak itu perjalanan sejarah bangsa Indonesia berubah, para pelajar, pemuda dan masyarakat pada umumnya mulai merasakan bagaimana kekuatan nasionalisme itu bisa menyatukan bangsa besar seperti Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini