KLIKREAD - Subvarian baru dari Covid-19, varian XBB, sudah dikonfirmasi masuk ke Indonesia. varian XBB ini sudah teridentifikasi di beberapa negara, salah satunya India.
Pemerintah harus segera melakukan antisipasi terhadap penyebaran varian XBB ini mengingat tidak lama lagi kita akan memasuki libur panjang akhir tahun.
Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segara melakukan vaksinasi booster untuk antisipasi varian XBB.
Baca Juga: AWAS! Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Awal Tahun Baru 2023 Nanti Pada Saat Libur Panjang
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) M Syahril meminta agar masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. Hal ini untuk meningkatkan perlindungan atau imun kita terhadap penularan Covid-19 subvarian baru, yaitu varian XBB.
Seperti dilansir dari laman rri.co.id, M Syahril, Jubir Kemenkes, “Segera lakukan booster bagi yang belum. Ini untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat Covid-19," ujar Syahril dilansir dari siaran pers di laman resmi Sekretariat Kabinet pada, Senin (24/10/2022).
Baca Juga: Agenda Sidang Terdakwa Bharada E, Kuasa Hukum Brigadir J Pastikan Seluruh Saksi Hadiri Sidang Besok
Selain itu, Syahril meminta masyarakat mengedepankan dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Di antaranya, penggunaan masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan serta melakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala Covid-19.
M Syahril mengungkapkan, kasus pertama varian XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal bukan dari luar. Varian XBB ini terdeteksi pada seorang perempuan berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari perjalanannya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Kepala BPOM: 23 Obat Sirup ini Aman Untuk Digunakan dan Dikonsumsi Masyarakat
“Ada gejala seperti batuk, pilek, dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September, setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober,” kata Syahril.
Menyusul temuan varian XBB ini, Kemenkes langsung bergegas melakukan upaya antisipatif dengan melakukan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat terhadap pasien tadi.
Baca Juga: HATI-HATI! Kemenkes: Etilen Glikol Juga Ada di Vitamin dan Obat Tetes
Syahril mengatakan, meski varian baru XBB cepat menular tetapi fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Namun, bukan berarti kita abai terhadap protokol kesehatan dan tidak melakukan vaksinasi ketiga booster.