Tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Langkah pembatasan jumlah dapur dan moratorium pendaftaran baru menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga efektivitas program MBG yang merupakan salah satu program prioritas nasional.
Namun di saat yang sama, kebijakan tersebut juga memunculkan harapan dari kalangan investor agar pemerintah segera memberikan kepastian terkait nasib investasi yang telah mereka keluarkan untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Tiyo Ardianto Ngaku Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang akan Berikan Apa pun Dia Minta
Dengan lebih dari 27.000 dapur yang telah beroperasi, BGN kini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan antara pemerataan layanan gizi bagi masyarakat.
Dan juga kepastian bagi para pihak yang telah menanamkan modal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.***