KLIKREAD.COM, Jakarta - Sejumlah investor memprotes adanya kebijakan baru dari kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan tersebut berupa membatasi jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di tingkat kecamatan hanya diisi 6 dapur MBG saja.
Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian para investor yang telah menanamkan modal untuk pembangunan dapur MBG di berbagai daerah.
Baca Juga: BGN Ambil Kebijakan Baru, Tetapkan Satu Kecamatan Maksimal Hanya 6 Unit Dapur MBG
Sejumlah pihak yang mengaku sebagai investor bahkan mendatangi kantor BGN guna meminta kejelasan mengenai kelanjutan proyek yang telah mereka biayai.
Mereka mengklaim telah mengeluarkan dana dalam jumlah besar, mencapai miliaran rupiah, untuk mendukung pembangunan fasilitas dapur MBG.
Sebagian investasi tersebut disebut diarahkan ke wilayah 3T, yakni daerah terdepan, tertinggal, dan terluar yang selama ini menjadi prioritas pemerataan pembangunan pemerintah.
Situasi itu menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor terkait kepastian kelanjutan proyek yang telah mereka jalankan.
Baca Juga: Raffi Ahmad Terseret Kasus Bea Cukai, Hotman Kumpulkan Bukti Sebelum Proses Hukum
Terlebih, penghentian sementara pendaftaran dapur baru berpotensi memengaruhi rencana ekspansi maupun operasional yang sebelumnya telah dipersiapkan.
Di sisi lain, BGN menilai persoalan utama yang perlu segera diselesaikan saat ini adalah distribusi dapur MBG yang belum merata.
Berdasarkan evaluasi internal, masih terdapat kecenderungan penumpukan dapur di kawasan perkotaan, sementara sejumlah daerah lain justru belum terlayani secara optimal.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa, 12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun
Karena itu, pemerintah berupaya menata kembali persebaran fasilitas layanan gizi agar program MBG tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang memiliki akses investasi lebih besar.
Artikel Terkait
Letak Cap Legalisasi, Mikhael Sinaga Klaim Temukan Perbedaan Ijazah Jokowi Versi PDIP dan KPU
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
TAUD Ngaku Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Terdapat 8.617 Titik Dapur MBG Diluar Skema 3T, Pemerintah akan Tata Ulang
Lindungi Generasi Muda, Kemenkes Akan Wajibkan Bungkus Rokok Dibuat Seragam
Meski Dipanggil Tuhan, Presiden Prabowo Sebut Dirinya Tetap Awasi Perjalanan Indonesia
Tiyo Ardianto Ngaku Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang akan Berikan Apa pun Dia Minta
Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa, 12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun
Raffi Ahmad Terseret Kasus Bea Cukai, Hotman Kumpulkan Bukti Sebelum Proses Hukum
BGN Ambil Kebijakan Baru, Tetapkan Satu Kecamatan Maksimal Hanya 6 Unit Dapur MBG