Nama Ocha sebelumnya menjadi sorotan publik usai video dirinya memprotes keputusan dewan juri dalam LCC Empat Pilar MPR beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, ia mempertanyakan perbedaan penilaian terhadap jawaban yang dinilai serupa antar peserta.
Saat itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan nilai lima poin untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK.
Sementara jawaban serupa dari Grup B SMAN 1 Sambas justru mendapat nilai 10 dari juri yang sama.
Peserta dari SMAN 1 Pontianak sempat menyampaikan keberatan karena merasa jawaban mereka tidak berbeda.
Namun dewan juri menyatakan jawaban Grup C dianggap tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas.
Baca Juga: KPK Amankan BB Elektronik, Hasil Penggeledahan Rumah Heri Black Terkait Kasus di Bea Cukai
Merespons polemik tersebut, MPR RI memutuskan menonaktifkan dewan juri dalam perlombaan itu.
MPR juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menggelar ulang lomba cerdas cermat tersebut.***