Nama Ocha sebelumnya menjadi sorotan publik usai video dirinya memprotes keputusan dewan juri dalam LCC Empat Pilar MPR beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, ia mempertanyakan perbedaan penilaian terhadap jawaban yang dinilai serupa antar peserta.
Saat itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan nilai lima poin untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK.
Sementara jawaban serupa dari Grup B SMAN 1 Sambas justru mendapat nilai 10 dari juri yang sama.
Peserta dari SMAN 1 Pontianak sempat menyampaikan keberatan karena merasa jawaban mereka tidak berbeda.
Namun dewan juri menyatakan jawaban Grup C dianggap tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas.
Baca Juga: KPK Amankan BB Elektronik, Hasil Penggeledahan Rumah Heri Black Terkait Kasus di Bea Cukai
Merespons polemik tersebut, MPR RI memutuskan menonaktifkan dewan juri dalam perlombaan itu.
MPR juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menggelar ulang lomba cerdas cermat tersebut.***
Artikel Terkait
Harta Kekayaan Prsiden Prabowo Capai Rp2,066 Triliun, KPK Umumkan Hasil Verifikasi LHKPN
Bahlil Pastikan Jangan Khawair Stok Energi Nasional Aman Ditengah Tekanan Global
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif, Presiden Prabowo Tambah Anggaran UMKM Rp1 Triliun
Sudah Pulih Kesehatan, Juni 2026 Jokowi Bakal Keliling Indonesia Serap Aspirasi Rakyat
Selama Belum Ada Keppres Pemindahan, Pramono Tegaskan Jakarta Tetap Ibu Kota Negara
KPK Amankan BB Elektronik, Hasil Penggeledahan Rumah Heri Black Terkait Kasus di Bea Cukai
Ketua DPRD Jember Sampaikan Permohonan Maaf dan Siap Beri Sanksi, Terkait Anggota Dewan Main Game dan Merokok Saat Rapat
Dinilai Hakim Ranah Pemilu, Gugatan Bonatua Silalahi ke PTUN Soal Ijazah Jokowi Tak Dilanjutkan ke Pokok Perkara
Qodari Klaim dari 28.390 Dapur MBG Jumlah Penerima Manfaat Capai 61,9 Juta Orang
Tidak Memenuhi Standar, BGN Berhentikan Operasinal Sementara 1.738 SPPG