nasional

Sempat Sebut MBG Butuh 19.000 Sapi per Hari, Kepala BGN: Itu Hanya Pengandaian

Kamis, 23 April 2026 | 19:22 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana klarifikasi tentang 19.000 ekor sapi per hari untuk MBG. (BGN)

KLIKREAD.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengklarifikasi tentang pengadaan menu daging sapi untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan sempat mengatakan bahwa per harinya, saat serentak memakai menu daging sapi untuk MBG, dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) membutuhkan 19.000 ekor sapi.

Atas pernyataannya tersebut, kini Dadan meluruskan bahwa itu adalah pengandaian perhitungan, bukan kondisi nyata di lapangan.

Kebutuhan 19.000 Ekor Sapi per Hari Hanya Pengandaian

Baca Juga: Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakat Tegaskan Pelestarian Budaya Melayu Butuh Kolaborasi dan Sinergi Lintas Negara Serumpun

Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa angka tersebut juga diikuti dengan asumsi bahwa seluruh SPPG di Indonesia secara serentak menyajikan menu daging sapi untuk para penerima manfaat.

“Ini hanya pengandaian. Jadi, satu SPPG, kalau dia masak daging sapi maka dia butuh satu ekor, kalau misalnya SPPG hari ini mau masak daging sapi,” kata Dadan dikutip dari keterangannya kepada awak media pada Kamis, 23 April 2026.

“Kalau seluruh SPPG kita perintahkan nanti tanggal sekian kita mau masak sapi, itu tinggal dijumlahkan berapa jumlah SPPG kalikan satu ekor sapi,” jelasnya.

Adapun dalam satu kali proses memasak, kata Dadan, kebutuhan daging sapi di satu SPPG bisa mencapai sekitar 350 hingga 382 kilogram atau setara satu ekor sapi untuk kebutuhan dagingnya saja.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Rampingkan OPD Jadi 26, Pelantikan Pejabat Stuktur Baru Dilakukan Pertengahan Tahun Ini

“Menunya itu ada telur, ada ayam, ada sapi, ada ikan. Misalnya, kalau ini masak daging sapi, maka butuh 350 kilogram sekali masaknya berarti satu ekor sapi. Ini lah pentingnya makan bergizi agar tangkapan rasionya bagus. Jadi, satu kali masak daging sapi butuh 382 (kg), itu artinya satu ekor sapi, dagingnya saja,” lanjutnya.

BGN Belum Pernah Mencoba Menu Serentak

Meski program MBG sudah berjalan di seluruh provinsi di Indonesia, Dadan mengakui bahwa BGN belum pernah memberikan instruksi untuk mendistribusikan menu yang seragam secara nasional.

Pasalnya, menu yang seragam bisa berdampak pada harga di pasar karena lonjakan kebutuhan bahan pangan tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini