Baca Juga: Sikapi Konflik Geopolitik Global, Wagub Kepri Tegaskan Perlu Penguatan Kebijakan Sektor Pariwisata
“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.
Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.
Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.
“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.
Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan
Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya.
“Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban.
“Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya.
Baca Juga: Gubernur Tekankan Pentingnya Libatkan Generasi Muda Kaderisasi Keberlanjutan Partai
Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol
Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.
Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi.
Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius.